Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT NETA Auto Indonesia memperkenalkan NETA Auto Apps sebagai inovasi untuk meningkatkan pengalaman berkendara dan mengeksplorasi beragam fitur kendaraan listrik NETA. NETA Auto Apps merupakan teknologi connected car service yang memungkinkan pelanggan untuk selalu terhubung dan memiliki kontrol penuh langsung dari smartphone miliknya.
"NETA Auto Apps adalah aplikasi mobile inovatif yang dirancang untuk menghubungkan Anda dengan kendaraan NETA secara mulus, menawarkan kontrol kendaraan tingkat lanjut, penelusuran informasi, dan pengalaman yang dipersonalisasi," kata Managing Director of NETA Auto Indonesia Peter Zhang dalam keterangannya, Rabu (2/10).
"Diharapkan dengan hadirnya NETA Auto Apps bisa memberikan pengalaman berkendara lebih futuristik, sekaligus merepresentasikan NETA X sebagai teman mobilitas yang menyenangkan sesuai dengan tagline Xperience Tech with EV," imbuhnya.
Baca juga : NETA Mulai Produksi Mobilnya di Indonesia
Sejumlah fitur, layanan dan perkembangan terkini pun dikemas dalam satu aplikasi NETA Auto Apps. Tujuannya agar seluruh pelanggan tetap update dengan berita dan pembaruan informasi seputar jajaran produk NETA di Tanah Air.
Salah satunya adalah layanan informasi yang memudahkan pemilik kendaraan listrik NETA untuk menemukan titik lokasi dealer maupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terdekat.
Tak hanya itu, NETA Auto Apps juga menyediakan fitur booking test drive untuk ragam mobil listrik NETA seperti NETA V-II dan NETA X, serta beberapa saluran untuk dukungan pelanggan secara online atau hotline, termasuk umpan balik pengguna langsung melalui sistem.
Baca juga : NETA Tingkatkan Kandungan Lokal Rangkul Gotion
Pelanggan NETA dengan mengunduh aplikasinya di App Store atau Google Play Store.
NETA juga mencoba membawa fungsi smartphone ke level yang lebih tinggi lewat NETA Auto Apps. Khusus bagi pelanggan NETA X, mereka bisa mengontrol Electric SUV miliknya dari jarak jauh hanya dengan mengetukkan jari ke ponsel pintar yang sudah terhubung.
Aplikasi ini turut mendukung keamanan dan kenyamanan pelanggan NETA X. Pasalnya melalui NETA Auto Apps pelanggan dapat memperoleh akses ke berbagai fitur canggih dalam modul kontrol kendaraan, seperti Remote Vehicle Start, Remote Door Lock/Unlock, Tailgate Control, Window Control, Air Conditioning Control, hingga mengetahui lokasi parkir mobil melalui Remote Vehicle Locator/Find My Car.
Baca juga : Mobil Listrik Neta Mulai Diproduski di Indonesia Mulai Mei 2024
Melalui NETA Auto Apps, pelanggan NETA X juga bisa selalu memastikan bahwa kendaraan listriknya selalu berada dalam kondisi prima. Aplikasi ini telah dilengkapi fitur Vehicle Monitoring yang menampilkan informasi status kendaraan listriknya berdasarkan data yang dilaporkan setiap 10 detik.
Hal ini termasuk melihat status bodi, status tekanan ban (TPMS) untuk keempat roda yang diukur dalam satuan bar, hingga status energi baterai dan jarak tempuh yang tersisa. Apabila ada kelainan dalam tekanan ban, akan disorot dengan peringatan teks dan warna.
"NETA X tidak hanya sekadar electric SUV dengan tampilan stylish yang sempurna untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan. Melainkan juga hadir dengan teknologi yang lebih mendekatkan pelanggan dengan NETA X dan sebuah layanan yang menjadikan mobil tersebut sebagai representasi diri mereka sendiri melalui NETA Auto Apps," jelas Product Planning Manager PT Neta Auto Indonesia Jordy Angkawidjaja. (S-1)
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Jatim) mulai membahas, dan mematangkan serta mengkaji kebijakan pajak kendaraan listrik.
Perubahan kebijakan pajak kendaraan listrik dinilai dapat memengaruhi percepatan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik di Indonesia.
Simak tips ahli otomotif ITB tentang cara merawat baterai mobil listrik saat ditinggal lama, mulai dari cabut aki hingga menjaga SoC.
Pada ajang Listrik Indonesia Award 2026, Wuling mendapatkan apresiasi atas komitmen di industri mobil listrik.
Pakar ITB Yannes Martinus Pasaribu ungkap alasan mobil Tiongkok ungguli merek Jepang di pasar Indonesia, mulai dari fitur melimpah hingga insentif EV.
SEKRETARIS Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Kukuh Kumara turut buka suara soal insentif pajak kendaraan listrik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved