Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KENDARAAN listrik Selis E-Max Long Range meraih rekor MURI sebagai motor listrik dengan jarak tempuh terjauh dengan sekali pengisian daya atau baterai. Dengan sekali pengisian daya, Selis E-Max Long Range mampu menempuh jarak 280 kilomter dari Jakarta menuju Brebes, Jawa Tengah.
Tidak hanya menjadi yang terjauh di lini motor milik Selis, motor listrik Selis E-Max LR ini juga menjadi motor listrik pertama di Indonesia yang bisa menempuh jarak terjauh dibanding merek motor listrik lainnya. Piagam penghargaan rekor MURI diserahkan Senior Manager dari Museum Rekor-Dunia Indonesia Triyono di Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2023, JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Piagam diterima Wilson Teoh (Direktur Operasional PT Juara Bike) yang diwakilkan Robin (GM Commercial) dan kepada Tjandra Widjaja (Direktur PT Sentramedia Dayautama) yang diwakilkan oleh Ricky Aguinaldo (Sales Manager).
Selis E-Max Long Range yang dikendarai oleh Theo Randaru berangkat dari Selis Center Kelapa Gading, Jakarta Utara sampai Exit Brebes, Jawa Tengah melalui jalur pantura pertengahan pekan lalu. Menurut Theo, sepanjang perjalanan dari Jakarta menuju Brebes, Selis E-Max Long Range yang dikendarainya terasa sengat nyaman.
"Ekspetasi saya tidak terlalu tinggi karena masih asing dengan produk Selis. Akan tetapi ternyata bagus. Performa baterainya bagus dan motornya mudah untuk diajak manuver," jelas Theo yang sudah melakukan riding ke berbagai daerah di Sumatera bahkan sampai ke Timor Leste.
Selis E-Max Long Range ini merupakan versi terbaru dari motor listrik Selis E-Max yang sudah ada sebelumnya. Baterai pada motor listrik ini berjenis Lithium dengan kapasitas 60V 90Ah.
Direktur Operasional PT Juara Bike yang memproduksi dan memasarkan Selis, Wilson Teoh mengatakan E-Max Long Range ini merupakan hasil kerja sama Selis dengan PT Sentramitra Dayautama. Dengan jarak tempuh yang semakin jauh ini, jelasnya, masyarakat bisa dengan tenang membawa motor listrik bepergian hanya dalam sekali charge.
"Hal ini tentunya menjawab keraguan masyarakat akan motor listrik yang hanya bisa menempuh jarak dekat. Selis E-Max LR ini juga menjadi tambahan pada lini kendaraan listrik Selis. Dengan demikian, masyarakat bisa memilih kendaraan listrik sesuai kebutuhan jarak tempuh, seperti 40 km, 60 km, 120 km, dan 230 km," jelasnya.
Baterai yang ada digunakan pada Selis E-Max Long Range dikembangkan bersama perusahaan baterai dari Indonesia, yaitu PT Sentramitra Dayautama (SMD). "Selis E-Max Long Range menggunakan baterai lithium (LiFePO4) dengan kapasitas 60V 70Ah. Baterai ini memiliki performa yang andal, keamanan yang tinggi, serta memiliki kepadatan energi yang baik sehingga kapasitas yang sedemikian besar dapat disematkan ke dalam kompartmen yang ada dan menghasilkan jarak tempuh yang jauh lebih panjang,” jelas Tjandra Widjaya, Direktur PT Sentramitra Dayautama. (RO/R-2)
Tren mobilitas korporasi kini tidak lagi semata berfokus pada efisiensi dan keandalan, tetapi juga semakin menekankan aspek keberlanjutan.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Jatim) mulai membahas, dan mematangkan serta mengkaji kebijakan pajak kendaraan listrik.
AWKI jajaki kerja sama kendaraan listrik dengan Tiongkok, dorong fast charging dan buka peluang baru bagi ojol perempuan di Indonesia.
Bapenda DKI Jakarta siapkan skema pajak kendaraan listrik (EV) berdasarkan nilai kendaraan, meski saat ini masih mengikuti arahan pusat untuk pembebasan pajak.
Perubahan kebijakan pajak kendaraan listrik dinilai dapat memengaruhi percepatan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik di Indonesia.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) meminta pemerintah memastikan keselarasan dan kepastian kebijakan kendaraan listrik.
Kebijakan ini akan diarahkan agar penjualan motor baru di pasar domestik secara bertahap didominasi oleh motor listrik.
Simak spesifikasi BYD Song Ultra EV lengkap, mulai dari baterai, jarak tempuh, performa, fitur, dimensi, hingga estimasi harga SUV listrik BYD yang sedang menarik perhatian pasar otomotif.
Dari sisi operasional, motor listrik dinilai lebih efisien karena tidak memerlukan bahan bakar minyak dan hanya mengandalkan pengisian listrik.
Ia menambahkan, agar manfaat program ini semakin optimal, dukungan kebijakan perlu diperluas dengan tidak hanya menyasar pada subsidi pembelian.
Manajemen daya dan pemilihan rute menjadi faktor penentu keselamatan mudik menggunakan motor listrik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved