Dash Padel House Hadirkan Wadah Pembinaan Lewat Kids Academy

Rahmatul Fajri
11/4/2026 11:21
Dash Padel House Hadirkan Wadah Pembinaan Lewat Kids Academy
Dash Padel Sports(MI)

Dash Sports secara resmi membuka fasilitas olahraga, Dash Padel House, di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, pada Sabtu (11/4). Peresmian ini ditandai dengan acara bertajuk The First Serve yang menghadirkan rangkaian kegiatan olahraga lintas generasi. CEO Dash Sports, Alit Aryaguna menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk merangkul seluruh spektrum pecinta olahraga, mulai dari pelari hingga komunitas padel. Rangkaian kegiatan dimulai dengan lari bersama sejauh 5 kilometer, sesi yoga, hingga coaching clinic bagi anak-anak.

"Kenapa namanya The First Serve, itu kan kalau padel kan serve kan dua kali, ini adalah serve pertama istilahnya. Jadi pembukaan pertama, tapi kita bikin rangkaian acara ini pengennya semua segmen atau spektrum usia, laki-perempuan, kena di satu hari ini," ujar Alit saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (11/4/2026).

Dalam seremoni grand opening ini, Dash Sports memberikan perhatian khusus pada pembinaan atlet usia dini melalui Junior Dash. Alit menegaskan komitmennya untuk membangun akademi padel yang terstruktur guna menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik anak.

"Tujuannya apa? Pembinaan juga? Pasti, tentunya kan kita sekarang mencari talenta-talentalah ya yang minat. Mungkin dari olahraga ini kan bagus ya karena untuk anak-anak kan mengajarkan lebih positif gitu ya dengan jiwa kompetisi ini kan juga dari kecil bagus ya buat anak," jelas Alit.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya aktivitas fisik bagi anak-anak di era digital. "Kegiatan outdoor atau olahraga ini harus juga sering diadakan supaya juga anak-anak ini juga lebih produktif gitulah, lebih aktif, sosialisasi juga dan sebagainya. Nah nanti kalau emang peminatnya besar di padel ini ya mungkin lebih ke arah serius dan jenjangnya itu mengarahkan bisa sampai ke level yang lebih besar, ke nasional atau internasional kayak gitu sih," tambahnya.

Turnamen Komunitas dan Alumni SMA

Kemeriahan "The First Serve" juga diisi dengan turnamen bagi kategori wanita tingkat pemula dan turnamen bagi para alumni SMA di Jakarta. Setidaknya 16 pasangan berpartisipasi dalam Dash Women's Tournament.

"Jadi pertandingan antar perempuan, itu levelnya beginner. Ada 16 pair (pasang), dibagi 4 grup. Sistemnya grup dulu, main tiga kali, kemudian habis itu baru sistem knockout," katanya.

Selain itu, Dash Padel House juga menyelenggarakan Dash Legacy Tournament yang melibatkan alumni sekolah seperti Al-Azhar, Pangudi Luhur, SMA 82, SMA 34, hingga SMA 3.

"Itu Legacy Tournament, itu sekaligus reunilah ya sama temen-temen SMA, jadi bawa nama SMA, kategorinya bronze. Itu juga sama sistem grup dulu main, nanti habis itu baru knockout," tutur Alit.

Prospek Cerah Olahraga Padel

Meski saat ini lapangan padel semakin banyak bermunculan di Jakarta, Alit tetap optimis bahwa tren olahraga ini masih dalam fase pertumbuhan. Menurutnya, persaingan yang ada justru membuat olahraga padel semakin terjangkau dan masif.

"Kalau di Jakarta sih sebenarnya belum peak (puncak) lah. Karena banyak juga yang belum main kan. Cuman karena sekarang opsi tempat banyak, ya orang terbagi. Tapi kalau jumlah orangnya sih saya rasa sekarang belum sampai ke ujung yang ke arah mau turun, enggak sih," pungkasnya.

Dengan diresmikannya Dash Padel House, Alit berharap fasilitas ini menjadi tempat bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan mereka melalui pelatihan dan turnamen reguler yang berkualitas. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya