Garuda Baru Wujudkan Mimpi lewat Street Child World Cup 2026

M Ilham Ramadhan Avisena
29/4/2026 14:01
Garuda Baru Wujudkan Mimpi lewat Street Child World Cup 2026
Garuda Baru(Forum CSR Indonesia)

Sepuluh anak Indonesia dari latar kehidupan yang penuh keterbatasan bersiap mencatatkan kisah baru di panggung internasional. Mereka tergabung dalam tim Garuda Baru yang akan mewakili Indonesia pada ajang Street Child World Cup (SCWC) 2026 di Mexico City pada Mei mendatang.

Anak-anak ini berasal dari berbagai kondisi kehidupan, mulai dari kawasan permukiman padat, rumah susun relokasi, hingga pengalaman tinggal di bawah kolong tol. Dari lebih dari 170 peserta, mereka terpilih melalui proses pembinaan intensif selama satu tahun. Kehadiran mereka sekaligus menjadi harapan dan suara tentang masa depan yang lebih baik. Program tersebut telah berjalan berkelanjutan sejak Indonesia pertama kali mengikuti ajang tersebut pada 2014 di Brasil.

SCWC bukan hanya kompetisi olahraga, melainkan forum global bagi anak-anak dalam situasi rentan untuk menyuarakan hak atas pendidikan, perlindungan, dan kehidupan yang layak. Pada edisi kali ini, isu perlindungan anak, akses pendidikan, serta lingkungan aman menjadi fokus utama, sejalan dengan agenda pembangunan global.

Tim Garuda Baru dihuni sejumlah pemain muda dengan berbagai peran, dipimpin oleh Topan sebagai kapten dan Samuel sebagai wakil kapten. Mereka menjadi simbol bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih mimpi.

Topan, yang tumbuh di kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara, menegaskan makna lebih dalam dari perjalanan ini. "Ini bukan hanya tentang sepak bola. Ini tentang membuktikan bahwa setiap anak, dari latar belakang apa pun, punya hak yang sama untuk bermimpi, didengar, dan diberi kesempatan," ujarnya seperti dikutip pada Rabu (29/4). 

Sementara itu, Samuel yang dibesarkan oleh ibunya di tengah keterbatasan ekonomi di Klender, Jakarta Timur, melihat ajang ini sebagai peluang mengubah masa depan. "Saya ingin membawa nama Indonesia, meraih prestasi dan membuktikan bahwa mimpi itu nyata bagi siapa pun yang berani berjuang," katanya. 

Ketua Umum Forum CSR Indonesia Mahir Bayasut menilai keberangkatan Garuda Baru mencerminkan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan. Ia menekankan investasi pada anak-anak merupakan bagian dari strategi membangun masa depan bangsa.

"Jangan pernah remehkan mimpi anak-anak dari lorong sempit. Dari sanalah lahir juara dunia dan pemimpin masa depan. Ini bukan sekadar tim sepak bola ini adalah wajah harapan Indonesia," tutur Mahir.

Forum CSR Indonesia juga melihat momentum ini sebagai ajakan bagi sektor usaha untuk lebih aktif terlibat dalam isu perlindungan anak dan pembangunan inklusif. Anak-anak di kawasan padat perkotaan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses air bersih, sanitasi, ruang bermain yang aman, hingga risiko putus sekolah dan kekerasan.

Inisiatif Garuda Baru dinilai menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan olahraga mampu menjadi sarana efektif dalam membangun karakter, kepercayaan diri, serta membuka peluang baru. Melalui semangat Safe Environment, Safe Childhood, tim ini membawa pesan bahwa olahraga bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang aman untuk tumbuh.

Partisipasi Indonesia di SCWC 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperkuat kesadaran global bahwa setiap anak berhak memiliki masa depan yang lebih baik. (E-3) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya