Kegiatan Olahraga Jadi Media Perkuat Kemitraan

Media Indonesia
19/4/2026 20:12
Kegiatan Olahraga Jadi Media Perkuat Kemitraan
Ilustrasi(Dok Freepik)

PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) terus mempererat hubungan kemitraan dengan 19 instansi yang berasal dari sektor pemerintah dan dunia usaha. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan halalbihalal yang dikemas dalam bentuk olahraga padel.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran manajemen Askrindo Syariah, Askrindo, Indonesia Financial Group (IFG), mitra bisnis, serta perwakilan pemerintah seperti Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian UMKM.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Askrindo Syariah, Aviantono Yudihariadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar olahraga bersama, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat relasi sekaligus membuka peluang kolaborasi baru. Ia menilai interaksi di luar forum formal memiliki peran penting dalam membangun kedekatan antarmitra.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Keuangan IFG, Heru Handayanto, menyebut bahwa kegiatan kebersamaan mampu menciptakan hubungan kerja yang lebih fleksibel di tengah perubahan industri jasa keuangan. Menurutnya, suasana santai seringkali menghadirkan ide dan perspektif baru yang bermanfaat untuk memperkuat sinergi ke depan.

Apresiasi juga datang dari Direktur Bisnis PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Kindaris. Ia menilai langkah Askrindo Syariah menghadirkan ruang interaksi informal dapat mempererat hubungan, baik dalam konteks bisnis maupun kebersamaan.

Bagi Askrindo Syariah, penguatan kemitraan merupakan bagian penting dari strategi pengembangan bisnis. Saat ini, perusahaan penjaminan berbasis syariah tersebut telah memiliki 41 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, perusahaan juga terus mendorong transformasi digital melalui berbagai inovasi layanan seperti sistem host to host, Online System Application (OSA), serta aplikasi mobile MAASya guna meningkatkan kualitas produk dan nilai perusahaan.

Dari sisi kinerja keuangan, Askrindo Syariah mencatat laba bersih setelah pajak sebesar Rp163,18 miliar, tumbuh 19,29% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp136,80 miliar.

Pendapatan kafalah juga mengalami peningkatan signifikan, dari Rp436,60 miliar pada 2024 menjadi Rp538,93 miliar di 2025. Sementara itu, penyaluran penjaminan kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah menjangkau 29,2 juta debitur, termasuk 4,63 juta debitur baru pada 2025, dengan total nilai kafalah mencapai Rp47,21 triliun. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya