Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA dancesport internasional kembali dikejutkan oleh talenta muda berbakat asal Indonesia. Angelaida Agil Maharanny, atlet dansa asal Yogyakarta, sukses memborong total 15 medali dalam ajang bergengsi 37th Creation Cup Asian Open Dance Championship 2026 yang berlangsung di Hong Kong, baru-baru ini.
Dalam kompetisi yang diikuti oleh perwakilan dari 57 negara—termasuk kekuatan besar seperti Italia, Taiwan, Singapura, dan Malaysia—Angelaida tampil mendominasi. Siswi kelas 5 SD Budi Utama Yogyakarta tersebut berhasil mengamankan 12 medali emas dan 3 medali perak.
Kegemilangan Angelaida dimulai sejak babak awal. Pada kategori Ballroom Dance, atlet berusia 11 tahun ini menyapu bersih 5 medali emas dari seluruh nomor yang diikutinya. Tren positif tersebut berlanjut hingga babak akhir pada kategori Latin Dance, di mana ia menambah koleksi dengan raihan 7 emas dan 3 perak.
"Angelaida telah menunjukkan kemampuan dansanya yang luar biasa dan membuktikan dirinya sebagai salah satu penari terbaik di Asia. Kami sangat bangga dengan pencapaian Angelaida. Ini berkat kerja keras, energi, dan semangatnya," ujar sang ibunda, Dila, dalam keterangannya, Senin (23/3).
Konsistensi Sejak Usia Dini
Prestasi gemilang ini bukanlah kebetulan semata. Menekuni dunia dansa sejak usia 6 tahun, Angelaida telah lama diproyeksikan sebagai salah satu penari muda terbaik Tanah Air melalui berbagai jam terbang di kompetisi internasional.
Sang ayah, Agus, menyebutkan bahwa disiplin menjadi kunci utama keberhasilan putrinya. "Angelaida memiliki bakat yang luar biasa dan telah bekerja keras untuk mencapai prestasi ini. Kami sangat bangga dengan dia dan berharap dia terus berlatih dan mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa depan," ungkap Agus.
Sebagai bentuk dukungan moral, Agus juga senantiasa mengingatkan putrinya untuk tetap rendah hati dan konsisten. "Tetaplah tegak, semangat, tetap positif, dan jangan biarkan apapun menghentikanmu. Setiap langkah adalah kemajuan, dan akan menjadikanmu semakin kuat dari waktu ke waktu," pesannya.
Pascakemenangan besar di Hong Kong, Angelaida kini langsung bersiap menatap kalender kompetisi selanjutnya. Targetnya tetap konsisten: membawa Merah Putih ke podium tertinggi di kancah global. "Saya berharap Angel selalu selalu berlatih dan menikmati prosesnya," pungkas Dila. (P-2)
Kegiatan yang bakalan digelar adalah Seminar Nasional Kebangsaan dengan menghadirkan berbagai narasumber dan pemecahan rekor MURI.
Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan ini sengaja dimulai lebih awal untuk menyelaraskan dengan jadwal pengundian grup.
Pihak korban menyampaikan tiga kebutuhan utama, yakni penegakan hukum yang transparan, pendampingan menyeluruh, serta jaminan pembiayaan bagi anak-anak korban.
KASUS dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menyampaikan, ini adalah pengaduan yang kelima daycare bermasalah
Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez mendesak polisi mengusut tuntas dugaan kekerasan terhadap 103 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
GUBERNUR DI Yogyakarta (DIY), Sri Sultan HB X, menyesalkan terjadinya tindak kekerasan anak yang terjadi di daycare Little Aresha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved