Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir bersedia mencarikan jalan tengah konflik antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Buntut tekanan KPAI karena menganggap ada eksploitasi anak untuk promosi produk rokok, PB Djarum menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis pada 2020 mendatang.
Situasi itu membuat Erick dilematis. Karena, di satu sisi KPAI ingin memberikan perlindungan kepada anak. Namun, di sisi lain, olahraga Indonesia saat ini masih sangat bergantung dari peran dunia usaha, dalam upaya membantu pembibitan atlet maupun prestasi.
Prihatin ketika terjadi perbedaan antara PB Djarum dan KPAI, Erick ingin mencari jalan tengah atas perbedaan kedua lembaga yang sebenarnya ingin sama-sama membangun bangsa.
KOI, menurutnya, akan memanggil kedua pihak untuk duduk bersama dan mendiskusikan hal ini.
Baca juga: Pembinaan Pemain Harus Jadi Hal Utama
"Kami secara internal akan berdiskusi dan kemudian memanggil kedua pihak untuk duduk bersama. Karena sebenarnya, baik PB Djarum maupun KPAI memiliki tujuan yang sama, ingin membangun negara kita tercinta ini," ujar Erick lewat pernyataan resmi yang diterima, Minggu (8/9).
"KPAI dan PB Djarum dua lembaga yang sama-sama dibutuhkan untuk bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, saya ingin kedua pihak duduk bersama sehingga mendapatkan solusi terbaik untuk bangsa kita khususnya dunia olahraga." sambung Erick.
Erick yang juga anggota Dewan Olimpiade Dunia menambahkan, terlebih cabang olahraga bulu tangkis hingga saat ini menjadi satu-satunya cabang olahraga yang mampu menyumbang medali emas bagi Indonesia di kancah Olimpiade.
"Saya ingin kita semua tidak terjebak dalam pemikiran yang berbeda tanpa adanya solusi untuk membangun bangsa Indonesia," pungkas Erick.
Sebelumnya, KPAI menganggap PB Djarum telah melakukan eksploitasi pada anak-anak dalam acara Audisi Djarum.
Setelah cukup lama mendapatkan protes dari KPAI, PB Djarum kemarin memutuskan menghentikan program pencarian bakat pebulu tangkis yang sudah digelar sejak 2006.
PB Djarum sendiri sejauh ini terhitung sering menyumbang pebulu tangkis berprestasi bagi Indonesia. Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad, Kevin Sanjaya Sukamuljo, hingga legenda macam Alan Budi Kusuma dan Lim Swie King merupakan jebolan klub bulu tangkis yang berbasis di Kudus, Jawa Tengah tersebut. (Medcom/OL-2)
KPAI mengutuk keras kekerasan terhadap 53 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Jasra Putra soroti lemahnya pengawasan dan regulasi daycare di daerah.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 14 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut dan seluruhnya merupakan perempuan dewasa.
KASUS dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menyampaikan, ini adalah pengaduan yang kelima daycare bermasalah
Salah satu bentuk masih lemahnya pengawasan dan regulasi yakni banyak lembaga beroperasi tanpa izin resmi, tidak memiliki SOP.
KPAI menilai kasus kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta berlangsung sistematis dan masif. Desak penyelidikan hingga ke pemilik yayasan.
KPAI akan menyusun rekomendasi strategis berbasis bukti untuk disampaikan kepada Presiden, membentuk kelompok kerja khusus MBDK, dan mendorong pembatasan iklan minuman manis di ruang publik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved