Jabar Beri Rp50 Juta bagi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

Bayu Anggoro
28/4/2026 13:20
Jabar Beri Rp50 Juta bagi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi
Ilustrasi.(MI/Bayu)

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat bergerak cepat menangani dampak kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan pihaknya menyiapkan santunan bagi seluruh korban tanpa melihat domisili kependudukan.

Dedi menyatakan bahwa Pemprov Jabar mengalokasikan santunan sebesar Rp50 juta bagi setiap korban yang meninggal dunia. Keputusan ini diambil karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Jawa Barat.

"Kita memberikan santunan bagi yang meninggal itu Rp50 juta, warga mana pun, karena lokusnya di Jawa Barat," tegas Dedi di Bandung, Selasa (28/4).

Jaminan Biaya Medis dan Koordinasi Wilayah

Selain santunan kematian, Pemprov Jabar menjamin biaya perawatan bagi korban luka-luka yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dedi mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk memastikan penanganan medis berjalan maksimal.

"Untuk yang di rumah sakit, saya sudah bicara ke Wali Kota. Biar biaya rumah sakitnya kita tanggung bersama oleh Pemprov Jabar," tambahnya.

Percepatan Pembangunan Flyover

Menyikapi kerawanan perlintasan kereta api di Bekasi, Dedi Mulyadi mendorong percepatan pembangunan jembatan layang (flyover). Saat ini, proyek tersebut sedang dalam tahap revisi Detail Engineering Design (DED) dan ditargetkan masuk proses lelang tahun ini.

Rencana Strategis Pemprov Jabar:
  • Revisi DED jembatan layang sedang berjalan.
  • Alokasi anggaran awal telah disiapkan untuk segera dilelang.
  • Tambahan anggaran akan didorong melalui Anggaran Perubahan.

Gangguan Perjalanan KA Argo Parahyangan

Insiden di Bekasi Timur ini juga berdampak signifikan pada perjalanan kereta api relasi Bandung-Jakarta. Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengonfirmasi ada pembatalan sebagian perjalanan untuk KA Argo Parahyangan.

Dua perjalanan yang terdampak adalah:

  • KA 139B (Argo Parahyangan): Keberangkatan Bandung pukul 19.25 WIB (Hanya sampai Stasiun Karawang).
  • KA 140B (Argo Parahyangan): Keberangkatan Gambir pukul 23.05 WIB (Hanya sampai Stasiun Karawang).

Pihak KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan memastikan tim teknis tengah bekerja keras melakukan evakuasi serta normalisasi jalur. Penumpang yang terdampak diarahkan untuk melakukan prosedur pengembalian bea tiket sesuai aturan yang berlaku. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya