Minyakita Tersendat di Batam, Warga Diminta tak Panik

Hendri Kremer
25/4/2026 16:58
Minyakita Tersendat di Batam, Warga Diminta tak Panik
Minyakita masih sulit ditemukan di Batam. Meski begitu, warga diminta tidak panik karena harga tetap stabil(Hendri Kremer/MI)

KETERSEDIAAN minyak goreng merek Minyakita di Batam saat ini masih tersendat. Namun, masyarakat diminta untuk tidak panik karena harga di pasaran tetap stabil dan pasokan dipastikan akan kembali normal dalam waktu dekat.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, mengungkapkan bahwa hingga April 2026 distribusi Minyakita ke Batam masih belum berjalan. Hal ini lantaran penyaluran saat ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan pemerintah.

“Benar akan tetapi kami mengusakan agar awal Mei pasokan sudah mulai masuk,” katanya, ketika dihubungi wartawan Sabtu (25/4).

Meskipun ketersediaan Minyakita di Batam saat ini belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan pasar, Guido memastikan bahwa kondisi tersebut belum berdampak signifikan terhadap harga. Ia menyebutkan, harga minyak goreng di tingkat pedagang maupun konsumen masih berada dalam kisaran yang wajar dan relatif stabil tanpa lonjakan berarti.

“Harga masih terkendali, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir dengan kondisi yang ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan Minyakita di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Batam, cukup tinggi. Rata-rata kebutuhan mencapai sekitar 2 juta liter per bulan. Untuk Batam sendiri, estimasi kebutuhan berada di angka sekitar 260 ribu liter.

Menurutnya, distribusi saat ini memang difokuskan untuk memenuhi kuota bantuan pangan nasional. Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, pasokan untuk pasar umum akan kembali dialirkan.

“Kami telah mengusulkan agar pemesanan kembali dibuka. Namun untuk saat ini, pihak terkait masih memprioritaskan penyelesaian kuota bantuan terlebih dahulu. Setelah itu, barulah pasokan akan dialihkan untuk kebutuhan penjualan di pasar,” jelasnya.

Bulog Batam menyatakan keyakinannya bahwa penyaluran Minyakita akan kembali lancar pada Mei 2026, seiring dengan mulai masuknya tambahan alokasi dari pemerintah pusat.

Selain itu, Bulog terus menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah pusat guna memastikan pasokan pangan termasuk Minyakita tetap aman serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.(H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya