Waspada Cuaca Ekstrem dan Rob, 32 Daerah di Jateng Berpotensi Terdampak

Akhmad Safuan
22/4/2026 10:59
Waspada Cuaca Ekstrem dan Rob, 32 Daerah di Jateng Berpotensi Terdampak
BMKG mengingatkan potensi cuaca ekstrem di 32 daerah di Jawa Tengah pada Rabu (22/4).(MI/Akhmad Safuan)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem di 32 daerah di Jawa Tengah pada Rabu (22/4). Selain itu, banjir akibat air laut pasang (rob) masih terjadi di wilayah pesisir utara (Pantura) dan berpotensi mengganggu aktivitas warga.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Risca Maulida, mengatakan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi sejak siang hingga malam hari. “Di tengah masa pancaroba ini, cuaca ekstrem masih menjadi ancaman serius, sehingga masyarakat perlu waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak pagi hari sejumlah wilayah telah diguyur hujan ringan hingga sedang. Intensitas hujan diperkirakan meningkat pada siang hingga awal malam, terutama di kawasan Pantura, Solo Raya, wilayah selatan, tengah, barat, pegunungan, serta dataran tinggi Jawa Tengah.

Sebanyak 32 daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem antara lain Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Temanggung, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, dan Tegal.

BANJIR ROB
Sementara itu, banjir rob masih melanda sejumlah wilayah pesisir utara Jawa Tengah, seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Doni Prastio, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob. “Awas, banjir di Pantura akibat rob berlangsung pukul 12.00 hingga 16.00 WIB,” kata Doni.

Ia menyebutkan ketinggian air pasang dapat mencapai hingga 1 meter. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas warga, termasuk transportasi, kegiatan bongkar muat di pelabuhan, budidaya perikanan, serta produksi garam.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, untuk tetap siaga terhadap dampak rob yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Adapun kondisi cuaca secara umum di Jawa Tengah didominasi angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5–25 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 18 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 55–95 %. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya