BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi saat Pancaroba

Media Indonesia
10/4/2026 23:35
BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi saat Pancaroba
Ilustrasi(MI/AGUNG WIBOWO)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur menyatakan cuaca ekstrem masih berpotensi melanda wilayah Malang Raya saat peralihan musim atau pancaroba.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso Retno Wulandari di Malang, Jumat, mengatakan kondisi cuaca secara umum saat ini di Jawa Timur, khususnya Malang Raya, sedang memasuki fase peralihan dari musim hujan ke kemarau.

"Selama periode peralihan ini, cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas deras, angin kencang, hingga hujan es berpotensi masih terjadi," kata dia.

Masih adanya potensi cuaca ekstrem merupakan dampak dari fenomena atmosfer gelombang rossby yang menyebabkan pembentukan awan hujan.

BMKG Karangploso memperkirakan situasi ini akan berlangsung dalam kurun waktu tiga hari ke depan, sedangkan awal musim kemarau di Malang Raya diperkirakan terjadi pada akhir April.

"Tetapi mengingat cuaca ini dinamis, maka tentunya terus kami pantau dan kami update informasinya," ucapnya.

Wulan mengimbau seluruh masyarakat di Malang Raya meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melakukan aktivitas di luar ruang selama masih adanya potensi cuaca ekstrem yang bisa memicu munculnya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, puting beliung, dan tanah longsor.

Masyarakat juga diingatkan supaya rutin memperbarui informasi mengenai perkembangan kondisi cuaca harian melalui kanal yang telah dimiliki BMKG.

"Bisa dilihat melalui situs atau <em>website</em>, aplikasi Info BMKG, dan di media sosial resmi," katanya.

Hujan deras terjadi secara merata di Kota Malang, Jumat, sejak sekitar pukul 12.30 WIB hingga sore ini.

Kondisi yang sama juga terjadi di Kabupaten Malang, seperti kawasan Kepanjen, Pakisaji, Bululawang, hingga Karangploso ke arah ke Kota Batu, Jawa Timur. (Ant/Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya