Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi

Media Indonesia
09/4/2026 15:50
Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi
Ida Hamidah(Instagram/@samsat_soekarnohatta)

IDA Hamidah sempat menjadi sorotan publik setelah video sidak yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi atau KDM, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, viral di media sosial. Insiden tersebut berujung pada keputusan besar dalam karier birokrasinya, yakni pencopotan dari jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Siapa Ida Hamidah?

Ida Hamidah adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) yang pernah menduduki posisi sebagai Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Bandung II Soekarno-Hatta, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta. Kantor ini merupakan salah satu titik vital pengelolaan pajak kendaraan bermotor di Kota Bandung dengan volume transaksi Mata Uang Rupiah yang sangat besar setiap harinya.

Kronologi Kejadian dan Sidak Dedi Mulyadi

Peristiwa yang mengubah perjalanan karier Ida Hamidah terjadi pada pertengahan tahun 2021. Saat itu, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Samsat Soekarno-Hatta setelah menerima banyak aduan dari masyarakat mengenai kerumitan prosedur dan dugaan praktik yang tidak transparan.

1. Temuan di Lapangan

Dalam sidak tersebut, Dedi Mulyadi menemukan adanya warga yang mengeluhkan proses administrasi yang berbelit-belit. Salah satu momen yang paling disorot adalah ketika Dedi menemukan adanya ketidaksesuaian antara alur pelayanan resmi dengan apa yang dialami warga di loket.

2. Konfrontasi Terbuka

Dedi Mulyadi kemudian memanggil Ida Hamidah selaku pimpinan kantor tersebut. Dalam dialog yang terekam kamera, Dedi meluapkan kekecewaannya terhadap sistem pengawasan yang dilakukan Ida. Dedi menilai Ida Hamidah tidak menguasai masalah di lapangan dan terkesan membiarkan praktik yang merugikan masyarakat tetap terjadi.

3. Keputusan Pencopotan

Tidak lama setelah video sidak tersebut viral dan menjadi konsumsi publik, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengambil langkah tegas. Ida Hamidah resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala P3DW Bandung II Soekarno-Hatta. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi kinerja dan respons atas tuntutan perbaikan pelayanan publik.

Alasan Utama Pencopotan

Berdasarkan fakta yang dihimpun, terdapat beberapa alasan utama di balik pencopotan Ida Hamidah:

  • Kelalaian Pengawasan: Dianggap gagal mengawasi kinerja staf di loket pelayanan sehingga muncul keluhan sistematis dari warga.
  • Ketidaksiapan Sistem: Ditemukannya celah dalam prosedur yang memungkinkan terjadinya praktik percaloan atau pungutan tidak resmi.
  • Responsivitas Rendah: Sikap Ida saat menghadapi komplain masyarakat dan sidak pejabat dinilai tidak mencerminkan semangat pelayanan publik yang prima.
Fakta Terverifikasi: Pencopotan Ida Hamidah dikonfirmasi oleh pihak Bapenda Jawa Barat sebagai langkah penyegaran dan perbaikan layanan di Samsat Soekarno-Hatta agar lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola dana pajak masyarakat.

Dampak Terhadap Pelayanan Samsat

Pasca-pencopotan Ida Hamidah, Samsat Soekarno-Hatta melakukan berbagai pembenahan, termasuk digitalisasi layanan dan penataan ulang alur birokrasi untuk meminimalisir interaksi fisik yang berpotensi menimbulkan pungutan liar. Kasus ini menjadi preseden penting bagi pejabat lain di Jawa Barat untuk lebih turun ke lapangan memantau anak buahnya.

(H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya