Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menegaskan komitmen mempercepat penanganan pascabencana di wilayah Sumatra melalui penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
Kepala BNPB, Suharyanto, menyampaikan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi di sejumlah wilayah terdampak, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terus berjalan sesuai rencana. Ia menjelaskan, fokus utama saat ini mencakup pembangunan hunian sementara dan tetap, perbaikan infrastruktur dasar, serta pemulihan layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Selain itu, BNPB juga terus memastikan distribusi bantuan logistik, dukungan operasional di lapangan, penyaluran dana tunggu hunian, hingga pendampingan teknis bagi pemerintah daerah berjalan optimal. Sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga disebut menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan.
"Pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi BNPB bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) akan membangun sebanyak 36.000 hunian tetap bagi korban terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat," kata Suharyanto, dikutip Kamis (26/3).
"Dalam prosesnya masyarakat terdampak bencana akan diberikan berbagai pilihan, apabila masyarakat ingin mendapatkan rumah yang lebih baik dan terpusat maka silahkan masyarakat bisa mendaftar ke pemerintah kabupaten/kota dan nanti pemerintah kabupaten/kota akan menyalurkannya, sementara jika masyarakat ingin tetap berada di kampungnya dan memiliki tanah milik sendiri yang aman dari bencana maka akan dibangun oleh BNPB dan apabila ingin membangun rumahnya sendiri juga boleh, kami akan terus mendampingi dan memberikan petunjuk teknis agar masyarakat juga aman," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memastikan seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Ia menyebut, dokumen tersebut menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pembangunan kembali pascabencana.
"Kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan serta mengatasi berbagai kendala di lapangan," ujar Tito.
Di sisi lain, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian penuh terhadap upaya percepatan penanganan pascabencana di Sumatera. Pemerintah, kata dia, memastikan seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
"Pemerintah juga menegaskan akan terus hadir mendampingi masyarakat terdampak hingga proses pemulihan selesai," ucap Qodari.
Upaya pembangunan kembali diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap potensi bencana di masa depan. (Fik/I-1)
Dirjen Bina Pemdes Kemendagri mempercepat penegasan batas desa melalui program Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASPP).
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), terus memperkuat peran Satuan Perlindungan Masyarakat.
ANGGOTA Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ali Ahmad mengkritik wacana pengenaan denda bagi warga yang KTP elektronik atau e-KTP hilang.
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, menegaskan bahwa seluruh kebutuhan belanja pegawai, termasuk untuk PPPK, telah dialokasikan dengan memadai.
Ia mengharapkan para kepala daerah dari mulai gubernur hingga kepala desa dan kelurahan segera membentuk desa siaga TB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved