Kemendagri Sebut Sudah Bentuk 5.315 Desa dan Kelurahan Siaga TB

M Iqbal Al Machmudi
06/4/2026 16:20
Kemendagri Sebut Sudah Bentuk 5.315 Desa dan Kelurahan Siaga TB
ilustrasi.(Freepik.)

KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) mendukung penanggulangan ,  (TB) dengan membentuk desa dan kelurahan siaga TB.

Sampai saat ini sudah ada 11 provinsi prioritas TB yakni Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.

Dari 11 provinsi tersebut sudah terbentuk sebanyak 5.315 desa dan kelurahan siaga TB dari 16.045 total desa yang ada.

"Ini yang menjadi PR kita bersama untuk mendorong agar desa-desa di 11 provinsi ini segera terbentuk," kata Wamendagri Akhmad Wiyagus dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/4).

Ia mengharapkan para kepala daerah dari mulai gubernur hingga kepala desa dan kelurahan segera membentuk desa siaga TB karena dengan begitu ada akselerasi penanggulangan TB di Indonesia.

Keberadaan desa siaga TB juga akan membantu tugas kepala daerah dalam eliminasi TB pada skala mikro dengan melibatkan desa dan kelurahan serta partisipasi masyarakat.

"Desa dan kelurahan siaga TB berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga kementerian yakni Kemendagri, Kemendes PDT, dan Kemenkes. Desa dan kelurahan siaga TB merupakan desa dan kelurahan yang penduduknya dan perangkat wilayahnya benar-benar memiliki komitmen dalam penanggulangan tuberkulosis," ujar dia.

Akhmad memaparkan ada beberapa kriteria tentang pembentukan desa siaga TB antara lain komitmen pemerintah desa dan kelurahan, peran masyarakat setempat dalam penanggulangan TB termasuk penghentian stigma dan diskriminasi kepada penderita TB.

Kemudian juga keberadaan kader aktif yang mendukung program siaga TB. Selanjutnya keberadaan pos pelayanan terpadu atau wadah pemberdayaan masyarakat lainnya yang dapat mendukung pelaksanaan surveillance dan penanggulangan TB. (Iam/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya