Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai masih berlangsung di perairan di Jawa Tengah Sabtu (7/3), cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 20 daerah, sehingga dapat berdampak terjadinya bencana hidrometeorologi.
Cuaca pagi umumnya cerah berawan dan hujan ringan turun di Pantura timur Jawa Tengah, namun memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan meningkat ringan-sedang mengguyur secaramerata,, bahkan cuaca ekstrem berpotensi di 20 daerah di Jawa Tengah dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Disertai hujan badai, gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah, sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot.
"Meskipun air laut pasang (rob) mereda, warga beraktivitas di perairan diminta tetap waspada terhadap gelombang tinggi tersebut," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Usman Effendi.
Gelombang tinggi terjadi di perairan Jawa Tengah tersebut, ungkap Usman Effendi, berlangsung cukup merata di berbagai kawasan perairan seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang, sedangkan di perairan selatan Jawa Tengah berlangsung mulai Cilacap hingga Purworejo.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono mengatakan selainn hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata di Jawa Tengah Sabtu (7/3), cuaca ekstrem masih berpotensi di 20 daerah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian barat, selatan dan timur.
"Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung," ujar Agus Triyono Sabtu (7/3) pagi.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Agus Triyono, berlangsung di Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Grobogan, Blora, Rembang, Temanggung, Kajen, Magelang, Salatiga, Majenang dan Ambarawa.
Sedangkan daerah lainnya di Jawa berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, lanjut Agus Triyono, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen. (H-2)
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta untuk 24 April 2026. Simak detail suhu dan kondisi cuaca di wilayah Jakarta Pusat dan sekitarnya di sini.
Sirkulasi siklonik yang terpantau di sejumlah wilayah perairan, seperti Samudera Hindia barat Sumatera Utara, perairan Kepulauan Bangka Belitung, serta Samudera Pasifik.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta 10 April 2026. Wilayah Gambir terpantau berawan tebal dengan suhu 24°C pada pagi hari. Cek detailnya.
MEMASUKI Kamis (2/4) sore, sejumlah wilayah di Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan mengalami hujan dengan intensitas ringan.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta 1 April 2026. Waspada potensi hujan petir di Jakarta Selatan dan Timur pada sore hari. Cek detailnya!
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved