Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA sejumlah komoditas pangan di sejumlah pasar tradisional hingga kini masih cukup tinggi. Berdasarkan informasi dari pedagang beras di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram. Sedangkan untuk beras medium I dijual Rp15.200 per kilogram dan medium II Rp14.500 per kilogram. Untuk beras kualitas super I mencapai Rp16.800 per kilogram dan super II Rp15.850 per kilogram. “Harga dari distributor belum menunjukkan penurunan,” tutur Rani, 43, seorang penjual beras di pasar tersebut, Rabu (4/3). Kenaikan rata-rata Rp50 per kilogram dibanding hari sebelumnya.
Sementara itu di Pasar Pasalaran, Plered, Kabupaten Cirebon, harga sejumlah komoditas pangan juga masih tinggi. “Suplai belum sepenuhnya longgar, membuat harga sulit turun,” tutur Dedi, 52, seorang pedagang daging sapi di pasar tersebut. Untuk harga daging sapi kualitas satu kini masih bertahan di harga Rp 150 ribu per kilogram dan kualitas dua mencapai Rp 140 ribu per kilogram. Menurut Dedi, harga daging sapi sejak awal puasa hingga kini tak kunjung turun. Bahkan Dedi pun yakin harga daging akan kembali naik menjelang lebaran nanti.
Selain komoditas pangan yang harganya tinggi, ada pula yang harganya turun tipis. Seperti untuk ayam potong kini berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 41 ribu per kilogram, yang berarti mengalami penurunan sekitar seribu rupiah dibandingkan sebelumnya. Untuk telur ayam kini dijual Rp 31 ribu per kilogram atau turun seribu rupiah dibandingkan sebelumnya.
Sedangkan untuk gula pasir premium kini mencapai Rp 19 ribu per kilogram dan Rp 18 ribu per kilogram untuk gula lokal. Untuk minyak goreng curah berada di angka Rp20.550 per kilogram, sedangkan minyak kemasan bermerek berkisar Rp21.300 hingga Rp21.950 per kilogram.
Komoditas lainnya yang juga turun harga yaitu cabai merah besar turun menjadi Rp 42.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp43 ribu per kilogram, cabai rawit hijau Rp51 ribu per kilogram, dan cabai rawit merah Rp 93 ribu per kilogram. Penurunan berkisar seribu hingga tiga ribu rupiah per kilogram. Meski demikian, pedagang menilai harga tersebut masih relatif mahal bagi sebagian konsumen. "Memang turun dari minggu lalu, tapi rawit merah hampir Rp100.000 itu tetap tinggi," tutur Lina, 38, seorang pedagang di pasar Pasalaran.
Sedangkan untuk bawang, bawang merah ukuran sedang tercatat Rp 46 ribu per kilogram atau turun Rp 2 ribu per kilogram. (H-2)
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena super El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE) Eliza Mardian mengingatkan bahwa fenomena super El Nino menjadi risiko serius bagi sistem pangan nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pemerintah terus mengantisipasi dampak fluktuasi harga bahan baku plastik terhadap harga pangan pokok, khususnya beras dan gula.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Program stabilisasi harga beras tetap berjalan tanpa kenaikan harga, meskipun terjadi tekanan biaya akibat isu kelangkaan bahan baku plastik untuk kemasan.
DINAMIKA harga pangan di Sumatra Utara menunjukkan tren yang kontradiktif memasuki pekan keempat April 2026.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak tiga hari terakhir menurun drastis.
SEJUMLAH komoditas cabai di Kota Padang Panjang mengalami penurunan harga yang cukup signifikan pada minggu kedua April 2026.
Komoditas cabai besar dan cabai keriting, harga pada hari libur akhir pekan ini juga turun dari Rp60.000-Rp65.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Kepala UPTD Pasar Muka, Asep Hermawan, mengatakan turunnya harga komoditas cabai rawit dimungkinkan karena mulai berkurangnya permintaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved