Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak tiga hari terakhir menurun drastis. Kondisi ini membuat para petani cabai di provinsi paling ujung barat Indonesia tersebut lesu dan kehilangan semangat akibat nilai jual yang tidak sebanding dengan biaya produksi.
Padahal, pada pekan terakhir Maret lalu, harga bahan bumbu utama masakan ini sempat melambung tinggi. Saat itu, tingginya permintaan konsumen memicu kenaikan harga meskipun pasokan dari petani tergolong stabil. Namun kini, situasinya berbalik 180 derajat.
Anjloknya harga cabai merah lokal ini dipicu oleh meningkatnya produksi panen di tingkat petani yang tidak dibarengi dengan penambahan permintaan pasar. Hukum pasar pun berlaku; pasokan melimpah sementara serapan rendah mengakibatkan harga terjun bebas.
Berdasarkan amatan Media Indonesia sejak Kamis hingga Sabtu (18/4), di pusat pasar sayur Pante Teungoh, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, harga cabai merah kualitas super kini hanya dibanderol Rp25.000 per kg. Angka ini merosot tajam dibandingkan akhir Maret yang sempat menyentuh Rp60.000 per kg.
Sementara itu, cabai merah kualitas standar yang sebelumnya dijual seharga Rp45.000 per kg, kini turun drastis menjadi Rp20.000 per kg. Bahkan, di tingkat distributor, harga sempat menyentuh titik terendah.
"Murah sekali harganya sekarang. Bahkan sempat turun menjadi 18.000 rupiah per kilogram," tutur Muslim, seorang agen distributor cabai merah di Kabupaten Pidie, kepada Media Indonesia.
Kondisi lebih memprihatinkan terjadi di Kabupaten Aceh Singkil. Para petani di wilayah pesisir Samudera Hindia ini mengaku sangat kecewa dengan harga yang terus merosot sejak sepekan terakhir. Mereka khawatir fenomena ini akan berujung pada kerugian besar.
Di Aceh Singkil, harga cabai kualitas super hanya dihargai Rp15.000 per kg, sedangkan cabai merah kualitas sedang hanya laku Rp10.000 per kg dalam Mata Uang Rupiah.
"Ini harga terendah sejak awal tahun 2026. Sudah tidak sesuai lagi dengan modal atau ongkos kerja yang kami keluarkan," keluh Putri, seorang petani cabai di Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil.
Putri menambahkan, akibat harga yang terlalu rendah, banyak petani di kawasannya yang kehilangan semangat untuk mengurus lahan. Bahkan, pendapatan dari hasil penjualan saat ini dianggap tidak cukup untuk menutupi ongkos buruh petik atau biaya panen.
| Wilayah | Kualitas Super | Kualitas Sedang |
|---|---|---|
| Kabupaten Pidie | Rp25.000/kg | Rp20.000/kg |
| Aceh Singkil | Rp15.000/kg | Rp10.000/kg |
(MR/E-4)
SEJUMLAH komoditas cabai di Kota Padang Panjang mengalami penurunan harga yang cukup signifikan pada minggu kedua April 2026.
HARGA cabai rawit merah hari ini 26 Maret turun. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) pada Kamis (26/3) sekitar Rp87.450 per kilogram
Angin segar bagi ibu rumah tangga, harga cabai rawit merah dan bawang merah kompak turun drastis per 6 Januari 2026. Simak rincian harga sembako terbaru di sini.
Di tengah tren deflasi komoditas bumbu dapur pasca-Nataru, harga daging sapi murni justru mencatatkan kenaikan anomali. Pedagang pasar mengeluhkan pasokan yang tersendat.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh, sejak sepekan terakhir turun.
Di pusat pasar sayur Pante Teungoh, Kota Sigli, Ibukota Kabupaten Pidie misalnya, harga cabai merah kualitas super (mutu paling bagus) Rp 35.000/kg.
Harga cabai merah di Aceh melonjak hingga Rp60.000 per kg saat Lebaran 2026. Simak penyebab dan pantauan harga terbaru di Pasar Pante Teungoh Sigli.
Harga cabai merah di Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh masih rendah usai bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tengah Aceh.
HARGA cabai merah dan bawang merah di berbagai wilayah di Aceh diperkirakan akan naik pada pekan terakhir menjelang bulan Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved