Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ARGA di 24 daerah di Jawa Tengah diminta waspada terhadap cuaca ekstrem dan gelombang tinggi pada Rabu (18/2). Gelombang tinggi kembali berlangsung di perairan utara dan selatan cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang tetap tinggi di sejumlah wilayah, khususnya pegunungan, dataran tinggi, Pantura, serta Jawa Tengah bagian barat dan tengah, sehingga harus menjadi perhatian.
Menurut BMKG, pada pagi hari, cuaca berawan, namun mulai siang hingga awal malam hujan ringan hingga sedang berpeluang mengguyur merata. Beberapa daerah berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.
Meskipun pasang air laut (rob) telah menurun, gelombang tinggi 1,25–2,5 meter kembali terjadi di perairan utara dan selatan Jawa Tengah. “Waspadai gelombang tinggi di perairan Jawa Tengah, terutama untuk aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, maupun angkutan barang dan orang,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Doni Prastio.
Gelombang tinggi di utara Jawa Tengah berpotensi di Pekalongan–Kendal, Semarang–Demak, Jepara, Karimunjawa, dan Pati–Rembang. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga tiga hari ke depan, terutama saat kecepatan angin di atas 15 knot.
Sementara itu, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N menyebut cuaca ekstrem berpotensi di Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Kudus, Ungaran, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
“Daerah lainnya berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10–25 km/jam, suhu udara 18–32 derajat Celsius, dan kelembaban 60–95 persen,” ujar Arif. (AS/I-1)
| Kategori | Data Fakta |
| Tanggal Kejadian | Rabu, 18 Februari 2026 |
| Jumlah Daerah | 24 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah |
| Tinggi Gelombang | 1,25 – 2,5 meter |
| Kriteria Kecepatan Angin | Di atas 15 knot (untuk laut) dan 10–25 km/jam (untuk darat) |
| Suhu & Kelembaban | 18–32°C dan 60–95% |
| Prakirawan Maritim | Doni Prastio (BMKG Tanjung Emas) |
| Prakirawan Cuaca | Arif N (BMKG Ahmad Yani) |
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved