Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENONAKTIFAN sekitar 49 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan di Batam oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) berdampak langsung pada warga, terutama mereka yang tengah menjalani pengobatan rutin.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Namun di daerah, dampaknya tidak hanya menyentuh administrasi, tetapi juga memicu kekhawatiran pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan Pemkot Batam telah menyiapkan skema jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) sebagai langkah antisipasi agar pelayanan medis tetap berjalan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis dan katastropik seperti gagal ginjal, kanker, dan penyakit jantung.
“Pelayanan tidak boleh berhenti. Jika memang memenuhi kriteria medis dan sosial, akan kami bantu melalui mekanisme daerah sambil menunggu proses reaktivasi,” katanya, Jumat (13/2).
Menurut dia, warga yang kepesertaan PBI-nya nonaktif tetap bisa mengakses layanan rawat jalan di puskesmas cukup dengan menunjukkan KTP Batam. Sementara untuk layanan rujukan rumah sakit, Dinkes menerapkan mekanisme selektif dengan pengaktifan kembali kepesertaan melalui jalur dinas kesehatan.
Langkah tersebut membuat Pemkot Batam harus menyiapkan cadangan pembiayaan untuk menutup kekosongan sementara akibat penonaktifan massal tersebut.
Di lapangan, sejumlah pasien mengaku kaget saat mengetahui status kepesertaan mereka nonaktif. Ansarullah , 45, warga Batu Aji yang rutin kontrol penyakit jantung, baru mengetahui status PBI-nya tidak aktif saat hendak mendaftar berobat.
“Saya tahunya pas mau daftar, katanya BPJS tidak aktif. Sempat panik karena kontrol tidak boleh putus,” katanya.
Sukhadijo, 52, pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis dua kali sepekan, mengaku khawatir jika proses reaktivasi memakan waktu lama.
“Kalau sampai tertunda, kondisi bisa drop. Kami ini bergantung pada pengobatan rutin,” ujarnya.
Meski demikian, keduanya mengaku lega setelah mendapat penjelasan bahwa pelayanan tetap diberikan sembari menunggu proses pembaruan data.
Pemerintah memberikan masa tenggang sekitar tiga bulan untuk proses pembenahan data. Dinkes bersama Dinas Sosial kini mempercepat verifikasi dan validasi ulang agar warga terdampak dapat kembali terdaftar sebagai peserta PBI.
Pemutakhiran data dinilai penting agar bantuan tepat sasaran. Namun di tengah proses tersebut, Pemkot Batam menegaskan komitmennya agar tidak ada warga sakit yang kehilangan akses layanan kesehatan hanya karena persoalan administrasi. (H-3)
Gus Ipul menegaskan bahwa kebijakan pemutakhiran data peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) bertujuan memastikan subsidi negara tepat sasaran.
Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menilai pemerintah belum menjalankan secara optimal kesepakatan bersama DPR RI terkait reaktivasi 11 juta peserta PBI BPJS Kesehatan.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) mengajak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berkolaborasi untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait penonaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan.
Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), memastikan rumah sakit tetap melayani pasien Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan (PBI JK) yang sempat dinonaktifkan.
HARAPAN bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang diputus kepesertaan dalam BPJS Kesehatan masih ada.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
Di Batam, pergerakan nilai tukar berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, mengingat tingginya ketergantungan pada barang impor dan transaksi lintas negara, khususnya Singapura.
Puncak Festival Literasi Batam #1 sukses digelar di Universitas Universal, melibatkan 272 sekolah dan menghasilkan 404 proyek literasi inovatif.
Pihak Imigrasi mengamankan 29 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dalam operasi gabungan di kawasan Marina City Waterfront, Batam.
KELANGKAAN minyak goreng bersubsidi Minyakita masih terjadi di sejumlah wilayah di Batam.
Ketiadaan Minyakita di pasaran bukan disebabkan oleh kenaikan harga, melainkan karena prioritas distribusi untuk kebutuhan program bantuan pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved