Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menilai pemerintah belum menjalankan secara optimal kesepakatan bersama DPR RI terkait reaktivasi 11 juta peserta PBI BPJS Kesehatan. Hal ini terlihat dari capaian reaktivasi yang masih jauh dari target yang telah disepakati dalam rapat kerja sebelumnya.
Irma mengungkapkan bahwa realisasi reaktivasi masih jauh dari target yang telah disepakati. Hingga saat ini, dari total 11 juta peserta yang direncanakan untuk direaktivasi, baru sekitar 2 juta peserta yang berhasil diaktifkan kembali.
“Rapat hari ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan 11 juta peserta. Namun faktanya, yang direaktivasi baru sekitar 2 juta. Artinya pelaksanaan dari kesepakatan tersebut belum berjalan sebagaimana mestinya,” kata Irma dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama sejumlah kementerian dan lembaga d Senayan, Jakarta, Kemarin (15/4).
Ia menegaskan bahwa lambannya pelaksanaan reaktivasi tersebut berdampak langsung pada masyarakat, khususnya mereka yang kehilangan akses terhadap layanan kesehatan. Berdasarkan laporan yang diterimanya di daerah pemilihan, masih banyak peserta nonaktif yang tidak dapat memperoleh pelayanan di fasilitas kesehatan, meskipun mereka dalam kondisi membutuhkan penanganan medis.
Irma juga menyoroti adanya ketidaksesuaian antara kebijakan yang disampaikan pemerintah dengan kondisi di lapangan. Ia menyebut, pernyataan bahwa pasien dalam kondisi darurat tetap dapat dilayani tidak sepenuhnya terjadi, karena masih ditemukan rumah sakit yang menolak peserta dengan status kepesertaan nonaktif.
“Di lapangan, rumah sakit tidak melayani peserta nonaktif. Ini menunjukkan kebijakan yang disampaikan belum berjalan efektif. Pertanyaannya, siapa yang melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ini,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem tersebut.
Selain itu, ia mengkritisi masa transisi perbaikan data kepesertaan yang diberikan selama tiga bulan. Menurutnya, jangka waktu tersebut tidak realistis, mengingat proses verifikasi dan pembaruan data di lapangan membutuhkan waktu yang lebih panjang, sementara masyarakat membutuhkan kepastian akses layanan kesehatan secara cepat.
Irma juga menyinggung persoalan validitas data yang menjadi dasar penonaktifan peserta. Ia menilai masih terdapat masyarakat yang seharusnya berhak menerima bantuan iuran, namun tidak terdata secara akurat sehingga kehilangan akses terhadap layanan kesehatan.
Lebih lanjut, ia meminta pemerintah tidak hanya menyampaikan paparan yang bersifat normatif, tetapi benar-benar menjalankan komitmen yang telah disepakati bersama DPR RI. Ia menekankan pentingnya langkah konkret agar masyarakat yang terdampak dapat segera kembali memperoleh hak layanan kesehatannya.
“Kami tidak membutuhkan paparan yang baik di atas kertas, tetapi pelaksanaan nyata dari kesepakatan yang sudah dibuat, sehingga masyarakat bisa kembali mendapatkan layanan kesehatan sesuai dengan haknya,” pungkasnya. (E-3)
Gus Ipul menegaskan bahwa kebijakan pemutakhiran data peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) bertujuan memastikan subsidi negara tepat sasaran.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) mengajak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berkolaborasi untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait penonaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan.
PENONAKTIFAN sekitar 49 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan di Batam oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) berdampak langsung pada warga.
Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), memastikan rumah sakit tetap melayani pasien Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan (PBI JK) yang sempat dinonaktifkan.
HARAPAN bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang diputus kepesertaan dalam BPJS Kesehatan masih ada.
Mensos Gus Ipul umumkan 869 ribu peserta PBI JKN aktif kembali setelah sempat dinonaktifkan. Simak skema reaktivasi dan syarat kelayakan terbarunya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved