Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 112 rumah di Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang luapan Kali Kedunggigil, Rabu (11/2). Banjir luapan Kali Kedunggigil ini dipicu akibat hujan deras yang berlangsung lama.
Seratusan rumah itu tersebar mulai dari RT 01 hingga RT 12. Kondisi tersebut mengakibatkan genangan di permukiman berkisar antara 10-20 cm.
"Iya. banjir ini disebabkan hujan deras dengan intensitas cukup lama hingga membuat permukiman tergenang," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Ristony Eka Putra, Rabu (11/2).
Menurut dia, hujan yang terjadi pada Selasa (10/2) malam itu berlangsung lebih dari dari dua jam hingga 20.00 WIB menyebabkan Kali Kedunggigil meluap. Ini menyebabkan rumah warga terdampak genangan hingga setingga 20 cm.
"Total rumah yang tergenang sebanyak 112 unit," jelasnya.
Banjir kemudian berangsur surut pada Rabu siang dan tersisa jumlah rumah yang tergenang sekitar 15 unit. Belasan rumah itu tersebar di RT 2, 5, 7, dan 8.
BPBD Bojonegoro juga menurunkan personelnya ke lokasi untuk melakukan pendataan.
Ia juga mengimbau pemdes serta warga setempat agar selalu waspada dengan situasi cuaca yang terjadi. Pasalnya, potensi bencana serupa bisa kembali terjadi.
Terlebih, pada Februari curah hujan juga masih tinggi. (I-2)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved