Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Tasikmalaya mulai merangkak naik dan kenaikan itu terjadi pada telur, daging ayam, bawang merah, bawang putih, daging sapi, beras premium dan sayuran. Kenaikan bahan pokok mulai banyak dikeluhkan warga, terutama beras dan telur ayam.
Widaningsih, 33, warga Kecamatan Tawang mengatakan, jelang ramadan untuk harga beras premium di pasaran masih bertahan seharga Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu perkg membuat konsumen banyak mengeluhkan, karena harganya semasih mahal. Kenaikan tersebut tidak sebanding dengan harga jual di pasaran, lantaran kualitasnya berbeda.
"Beras yang dijual para pedagang berada di pasaran memang kualitas premium adanya perbedaan, tapi harganya tidak jauh antara Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu. Akan tetapi, untuk kualitas premium super yang dijual seharga Rp 16 ribu perkg dan kenaikan sudah berlangsung lama hingga selama ini tidak berubah," katanya, Rabu (4/2/2026).
Menurut Widaningsih, kebutuhan pokok di pasaran jelang bulan ramadan semua mulai merangkak naik seperti telur semula dijual Rp 25 ribu perkg naik Rp 28 ribu menjadi Rp 29.500 perkg dan harganya masih terus merangkak naik. Kenaikan telur, lantaran sudah 1 tahun lebih dimanfaatkan dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dalam program makan bergizi gratis (MBG) setiap Kota, Kabupaten.
"Selain kenaikan telur, beras, warga mulai mengeluhkan kebutuhan lain seperti bawang merah Rp 36 ribu, bawang putih Rp 40 ribu, daging ayam Rp 38 ribu, daging sapi Rp 125 ribu perkg, sayuran. Namun, bagi warga yang lain sekarang ini mulai melakukan langkah berupa membeli nasi di warung dibanding harus membeli beras," jelasnya.
Sementara itu, pedagang telur, Yanto, 55, pasar Pancasila mengatakan, harga telur saat ini harganya merangkak naik semula dijual Rp 25 ribu menjadi Rp 29.500 perkg dan dipastikan harga tersebut tidak akan berubah justru makin naik jelang ramadan tiba. Kenaikan telur yang terjadi di pasaran banyak warga mengeluhkan, dan biasanya konsumen membeli dalam jumlah 1 hingga 2 kg tapi sekarang hanya 1/2 kg.
"Kebutuhan telur masih melimpah meski kenaikan berubah setiap waktunya lantaran selama 1 tahun ini, telur, daging ayam, tahu dan tempe termasuk sayuran sudah masuk program bergizi gratis (MBG). Kami berharap, agar pemerintah secara tegas mengintruksikan bagi dapur SPPG berada di Kota, Kabupaten supaya membelinya ke pasaran agar warga tidak terdampak," pungkasnya. (H-2)
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
Di pasar tradisional seperti Pasar Penuin Wet Market dan Pasar Mitra Raya, harga cabai rawit mencapai kisaran Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram.
Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga komoditas yang cenderung masih stabil antara lain beras.
Sejumlah pedagang menyebutkan bahwa kenaikan harga ini sudah terjadi sejak awal tahun 2026 dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Harga ayam yang sempat mencapai lebih dari Rp50 ribu per kilogram pada saat lebaran, dalam tiga hari terakhir sudah turun ke harga Rp35 ribu per kilogram.
Selain cabai merah, komoditas lain juga turun harga. Di antaranya, telur ayam ras turun Rp133 dari Rp29.735 menjadi Rp29.602/kg, cabai rawit turun Rp2.484 dari Rp43.834 menjadi Rp41.350/kg.
DINAMIKA harga pangan di Sumatra Utara menunjukkan tren yang kontradiktif memasuki pekan keempat April 2026.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak tiga hari terakhir menurun drastis.
SEJUMLAH komoditas cabai di Kota Padang Panjang mengalami penurunan harga yang cukup signifikan pada minggu kedua April 2026.
Komoditas cabai besar dan cabai keriting, harga pada hari libur akhir pekan ini juga turun dari Rp60.000-Rp65.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Kepala UPTD Pasar Muka, Asep Hermawan, mengatakan turunnya harga komoditas cabai rawit dimungkinkan karena mulai berkurangnya permintaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved