Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, turun langsung mengawal proses pencarian pendaki asal Colomadu, Karanganyar, Yazid Ahmad Firdaus (26), yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, kawasan lereng Gunung Lawu, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Sumarno bergabung bersama ratusan personel Search and Rescue (SAR) gabungan dalam operasi pencarian pendaki hilang yang dimulai dari basecamp pendakian Mongkrang, Rabu (28/1).
Ia mengapresiasi dedikasi dan semangat kemanusiaan seluruh personel SAR dan relawan yang terlibat, meski harus menghadapi medan berat dan cuaca ekstrem.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan personel SAR yang sudah berhari-hari berupaya maksimal dalam pencarian ini,” ujar Sumarno.
Sumarno menegaskan, kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab Pemprov Jateng, mengingat kawasan Mongkrang berada dalam pengelolaan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah dan korban merupakan warga Jawa Tengah.
“Ini adalah bagian dari tugas kami untuk berupaya semaksimal mungkin agar saudara kita bisa segera ditemukan,” katanya.
Berdasarkan evaluasi sementara, tim SAR masih menemukan sejumlah indikasi yang terus ditindaklanjuti. Namun, cuaca ekstrem menjadi kendala utama dalam optimalisasi pencarian, terutama bagi tim drone dan vertical rescue.
“Hujan dan angin kencang di bagian atas membuat pergerakan tim belum bisa maksimal,” jelasnya.
Meski demikian, operasi pencarian diputuskan untuk kembali diperpanjang selama tiga hari ke depan. Sumarno menyebut masih ada sejumlah petunjuk yang memberi harapan korban dapat ditemukan.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Surakarta, Kamal, mengatakan pada hari ke-10 pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan berbagai metode, mulai dari penyisiran darat, penggunaan anjing pelacak (K9), hingga vertical rescue.
“Personel yang terlibat sekitar 350 orang dari kurang lebih 50 organisasi,” ujarnya.
Ia mengakui cuaca menjadi tantangan serius. Vegetasi lebat, kabut tebal, dan angin kencang membuat jarak pandang sangat terbatas.
“Di atas angin cukup besar, jarak pandang tidak lebih dari lima meter,” kata Kamal.
Meski menghadapi cuaca ekstrem serta medan licin dan terjal, tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel. (H-3)
Operasi evakuasi dimulai pada Jumat pagi pukul 06.30 WIB. Tim SAR Gabungan menerjunkan total 3 SRU (Search and Rescue Unit) yang bergerak naik melalui jalur Candi Cetho.
Kerusakan terbanyak terjadi di Kecamatan Jumapolo, di mana tercatat ada 17 titik pohon menimpa rumah di Desa Bakalan.
Dinas Pariwisata Karanganyar menyebutkan, bahwa sejumlah objek wisata alam di lereng gunung Lawu pada empat hari awal bulan September ini sepi.
Nama dan warung Mbok Yem memang sudah tidak asing di telinga pendak Gunung Lawu. Dia penjual makanan dan minuman di Hargo Dalem, berjarak sekitar 100 meter dari puncak utama Lawu, Hargo Dumilah
KABAR duka bagi pendaki Gunung Lawu. Wakiyem atau biasa disapa Mbok Yem, pemilik warung legendaris di puncak Gunung Lawu, tutup usia pada Rabu (23/4) siang.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved