Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan. Pemkab bertekad memaksimalkan potensi tanaman pangan agar tetap mampu berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, saat mengikuti tasyakuran Gabungan Kelompok Tani bersamaan menyaksikan Zoom panen raya dan pengumuman swasembada beras yang disampaikan Presiden Prabowo dari Ruang Command Center Pemkab Lamongan, Rabu (7/1).
"Kerja keras seluruh petani di Lamongan berhasil dalam mewujudkan swasembada pangan. Semoga capaian ini menjadi acuan semangat untuk memaksimalkan potensi pertanian di Kabupaten Lamongan," tutur Mas Dirham sapaan akrabnya.
Menurut Dirham, Pemkab Lamongan bersama sejumlah pihak melakukan berbagai upaya untuk terus meningkatkan produktivitas padi. Di antaranya, dengan gencar menyediakan bibit berkualitas, pembangunan perbaikan atau rehabilitasi jaringan irigasi baik primer, sekunder, dan tersier embung.
Termasuk menyiapkan sumur dalam maupun dangkal, sebagai upaya optimalisasi potensi lahan sawah dan bukan sawah untuk ditanami padi (wilayah rawa, lahan bera, dan perhutanan sosial).
Selain itu, juga penyediaan pompa, pendampingan melalui sekolah lapang baik SL GAP, SL PHT dalam rangka agar budi daya padi bisa dikawal sampai panen dengan hasil yang baik.
Disisi lain, juga dilakukan dengan penyusunan jadwal tanam disetiap kecamatan, monitoring lapangan harian, hingga identifikasi ketersediaan benih, pupuk, dan alsintan. Bahkan Pemkab Lamongan sudah mencanangkan penggunaan dana desa minimal 20% untuk pertanian.
"Rencananya akan kami gunakan untuk pelaksanaan sekolah lapang. Yang mana tujuannya agar kemampuan petani lebih maksimal dalam mengelola dan mengatasi masalah pertanian," tandasnya.
Kerja keras tersebut kemudian diwujudkan dengab terapainya Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Lamongan berhasil lampaui target Nasional. Hingha 31 Desember 2025, capaian LTT Lamongan adalah 193.786 hektare atau 100,73%.
Keberhasilan ini merupakan wujud keseriusan Kabupaten Lamongan dalam mengelola potensi pertanian. Meskipun diberikan target Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar dari nasional adalah 192.373 hektare. Dengan luas baku sawah di Lamongan hanya 96,095,5 hektar.e
Tercatat pada 2025, produksi padi Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 904,928 ton GKG. Sedangkan lahan panennya tercatat 175.832 hektare dengan produktivitas 7,33 ton. Sehingga produksi sampai dengan 13 November 2025 adalah 1.285.000 ton. (YK/E-4)
Berdasarkan data terbaru Kementerian ATR/BPN dan Bappenas, Luas Baku Sawah (LBS) periode 2019-2024 di Indonesia justru menyusut akibat alih fungsi lahan.
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Rina Saadah optimistis target swasembada pangan nasional pada 2029 dapat tercapai, didasari keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada beras pada 2025.
Pemerintah meyakini kedaulatan sebuah negara sangat ditentukan oleh kemampuannya untuk berdiri sendiri, terutama di sektor pangan.
PEMERINTAH Kota Sorong melaksanakan panen jagung perdana dalam rangka program swasembada pangan nasional di lahan Kelompok Tani Klagigin, Kelurahan Klawasi, Distrik Sorong Barat.
Prabowo Subianto menerbitkan 3 regulasi baru untuk mempercepat ketahanan pangan nasional, mulai dari infrastruktur pascapanen hingga penguatan stok jagung.
Indonesia dinilai lebih siap menghadapi gejolak global berkat swasembada pangan, energi, dan hilirisasi. Stok beras melimpah jadi penopang utama.
BADAN Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya memastikan pasokan beras ibu kota dalam kondisi aman.
Swasembada yang berhasil diraih Indonesia saat ini merupakan strategi yang sejak awal dirancanG oleh para pendahulu mulai dari Presiden Soekarno hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Kementerian Pertanian menyebutkan stok cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog stabil, saat ini mencapai 4,5 juta ton.
Perum Bulog mencatat realisasi serapan beras yang signifikan pada awal tahun ini. Hingga 5 April 2026, total beras yang berhasil diserap telah mencapai 1,7 juta ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved