Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (9/10). Di kesempatan tersebut, GMNI menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo.
Ketua Umum DPP GMNI Muhammad Risyad Fahlefi Bersama Sekretaris Jenderal Patra Dewa beserta jajaran pengurus hadir dengan memakai jas berwarna merah dan berpeci. Rombongan GMNI juga Nampak memakai sarung ala santri. Kehadiran segenap pengurus DPP GMNI disambut langsung oleh Gus Yahya dan Waketum PBNU KH Amin Said Husni.
Risyad Fahlefi, mengatakan pertemuan ini merupakan bagian dari merajut kebangsaan antara nasionalis dengan kelompok santri. "Kami silaturahim, berdiskusi, mengenai situasi bangsa hari ini, kita juga berbicara mengenai demokrasi Indonesia, yang seharusnya GMNI dapat berperan aktif dalam membangun demokrasi menjadi demokrasi yang substansial dan lebih baik," ujar Risyad.
Risyad mengungkap, Gus Yahya memberikan pesan khusus untuk GMNI. Pesan dari Gus Yahya, kata Risyad, menjadi refleksi bersama diantara kader marhaenis.
"Pesan khusus dari Gus Yahya, GMNI di tengah perkembangan zaman harus menemukan transformasinya, mau dibawa kemana organisasi ini dan kader-kader ke depan, dan ini tentu menjadi refleksi yang baik untuk kami semua," katanya.
Dalam pertemuan tersebut, GMNI turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo. Pertemuan diakhiri dengan berdoa bersama untuk Bangsa Indonesia. (NU Online/H-3)
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menanggapi pro dan kontra terkait keterlibatan Indonesia dalam forum internasional Board of Peace
Ketidakhadiran sejumlah tokoh penting dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istora Senayan.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menilai keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace yang diinisiasi Amerika Serikat sebagai langkah tepat.
Ia juga memastikan bahwa PBNU secara organisasi tidak terlibat dalam kasus yang melibatkan Eks Menag Yaqut.
Gus Yahya menghadiri dan mengawal langsung rangkaian kegiatan Napak Tilas Jejak Restu Pendirian NU yang menempuh rute Bangkalan-Jombang
PBNU menjadi mitra strategis pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam mengawal program prioritas pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
DESAKAN agar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera menggelar muktamar NU terus menguat. Kali ini, Forum Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia mendesak muktamar
PBNU usulkan pendekatan proporsional terkait wacana pelarangan vape. Fokus pada edukasi dan pengawasan distribusi untuk cegah penyalahgunaan narkotika.
Gus Fahrur memberikan dukungan penuh terhadap segala upaya pemberantasan narkoba.
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf melakukan pertemuan dengan Kuasa Usaha ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved