Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengingatkan masyarakat untuk tetap menahan diri dan menjaga ketertiban dalam menyikapi insiden perbatasan Indonesia–Timor Leste. Ia menegaskan, unjuk rasa boleh dilakukan, tetapi harus berjalan damai tanpa aksi anarkis maupun perusakan.
“Kalaupun ada demonstrasi, mari dilakukan dengan tenang dan tidak merusak. Jangan sampai kejadian di Jakarta dibawa ke NTT, karena di sini tidak ada masalah seperti itu. Kita tetap jaga ketertiban dan keamanan,” tegas Gubernur Melkiades, Minggu (31/8).
Menurutnya, pemerintah pusat telah menunjukkan keseriusan menangani insiden ini. Presiden Prabowo Subianto turun langsung menemui keluarga korban, disertai Kapolri dan sejumlah menteri yang hadir di lokasi. Langkah ini menjadi bukti bahwa negara hadir dan berkomitmen mencari solusi terbaik.
Ia juga meminta masyarakat untuk mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi, baik kepada pemerintah maupun antarwarga.
“Semua pihak harus banyak berdialog, karena dengan dialog kita bisa menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan. Semangat kita adalah semangat kebersamaan, gotong royong, dan damai,” tambahnya.
Sementara itu pada Sabtu (30/8) malam, sejumlah warga menggelar aksi unjuk asa di depan Polda NTT . Mereka berorasi secara bergantian yang isinya antara lain memrotes tewasnya seorang pengemuda ojek online di Jakarta serta sejumlah tuntutan sebelum membubarkan diri. (H-1)
Keterangan Foto:
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena/Foto:MI/Palce Amalo
Images
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved