Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TUJUH bulan buron, Agus Kurnia Saputra, pembunuh sadis janda cantik Eli Jumini binti Nardam, 45, di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, berhasil ditangkap polisi di negeri jiran Malaysia.
Wakapolres Kerinci, Kompol Eko Prasetyo DB mengatakan mantan pemilik gudang pupuk di Kerinci tersebut dicokok pada Senin, (30/6) ketika hendak kabur ke Thailand. Menurut Eko Prasetyo, sukses penangkapan terhadap tersangka Agus atas kerja sama Polres Kerinci, Polda Jambi dengan jajaran Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri.
"Setelah keberadaan pelaku Agus Kurnia Saputra kami ketahui, kami langsung melakukan koordinasi awal dan mengirimkan surat permintaan penerbitan Red Notice kepada Divhubinter Polri," katanya.
Dijelaskan, sebelumnya penyidik Polres Kerinci telah melakukan gelar perkara dengan Divhubinter Polri. Menyatakan pelaku Agus Kurnia Saputra telah cukup bukti dan terpenuhi unsur pidana. Agus yang terlacak berada di Malaysia kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
Eko menerangkan, pihaknya terus melakukan komunikasi intens dengan pihak Divhubinter serta Liaison Officer/Staf Teknis Polri (LO) di Malaysia, untuk menangkap Agus Kurnia Saputra di wilayah Malaysia.
"Setelah terbit Red Notice, dan saya juga terus membangun komunikasi dengan pihak Divhubinter dan LO Malaysia. Dan Alhamdulillah, pelaku berhasil ditangkap dan tadi malam kami boyong ke Polres Kerinci," jelasnya.
Sebelumnya, peristiwa pembunuhan sadis yang menggemparkan warga Jambi itu dilakukan Agus Kurnia 6 Desember 2024 di salah satu ruang dalam gudang pupuk dan alat pertanian miliknya di Desa Lolo Gedang, Kecamatan Bukit Karman, Kabupaten Kerinci.
Latar pembunuhan yang terhadap wanita cantik asal Dusun Koto Pandan, Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai bungkal, Kota Sungai Penuh, masih diselidiki pihak penyidik Polres Kerinci. Mirisnya, sebelum dihabisi pelaku, keberadaan korban yang disandera Agus sempat viral di jejaring sosial.
Dari komunikasi yang beredar di media sosial itu, Agus sempat berkomunikasi dengan anggota keluarga korban, dan meminta sejumlah uang sebagai tebusan. Namun nahas, meskipun disetujui, Agus nekat menghabisi juga nyawa korban. Sebelum polisi dan warga datang ke gudang miliknya Agus sudah kabur, meninggalkan korban yang tergeletak tidak bernyawa. (E-2)
Polda Jambi menggerebek lokasi penyuntikan gas subsidi ke tabung nonsubsidi di kebun sawit Muarojambi. Ratusan tabung gas disita sebagai barang bukti.
Pengiriman semen tercatat meningkat seiring berjalannya proyek-proyek infrastruktur di wilayah Jambi.
Pemerintah daerah dan pelaku usaha kehutanan memperkuat kolaborasi untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah, terutama melalui penerimaan Dana Bagi Hasil.
KEKERASAN terhadap Orang Rimba atau warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan petugas security kembali terjadi di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit di Jambi.
Baznas terus memperluas dan mengembangkan program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk ZChicken, agar semakin banyak mustahik yang dapat naik kelas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved