Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem meningkat di 13 daerah di Jawa Tengah Sabtu (21/6) malam hingga Minggu (22/6) dini hari, warga berada di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian selatan diminta waspada bencana hidrometeorologi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung di sejumlah daerah di Jawa Tengah, karena cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian selatan.
Selain banjir rob masih merendam di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati, gelombang tinggi 1,25-4 meter juga berlangsung di perairan selatan Jawa Tengah hingga Minggu (22/6) pagi.
"Gelombang tinggi di perairan selatan dan air laut pasang di perairan utara masih berlangsung," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Lessy Andari Sabtu (21/6) malam.
Sementara itu Prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Winda Ratri secara terpisah mengatakan cuaca ekstrem semakin meningkat di 13 daerah di Jawa Tengah yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Wonogiri, Temanggung, Magelang, Bumiayu dan Majenang.
Selain cuaca ekstrem, ungkap Winda Ratri, hujan ringan-sedang juga berpeluang mengguyur di sejumlah daerah di Jawa Tengah malam hingga dini hari seperti Sukoharjo, Karanganyar, Jepara dan Slawi, sedangkan daerah lainnya di Jawa Tengah hanya diguyur hujan ringan.
"Angin bertiup dari arah timur ke barat dengan kecepatan 3-15 kilometer per jam, suhu udara berkisar 15-29 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 75-95 persen," ujar Winda Ratri. (H-1)
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
Pembangunan struktur fisik semata tidak akan cukup apabila tidak dibarengi dengan pengelolaan kawasan dan tata ruang pesisir yang adaptif.
BANJIR rob yang terjadi di kawasan Sayung Kabupaten Demak masih terus berlangsung. Banjir rob yang sudah berlangsung sejak 1990 ini dapat ditangani cepat hanya dengan pembangunan tanggul laut.
Banjir air laut pasang (rob) kembali merendam di sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati dengan ketinggian 20-100 centimeter.
Sebagian besar kendaraan roda dua memilih melintasi tanggul sungai untuk menghindari banjir rob dan mogok, sedangkan kendaraan berukuran kecil melintas di jalur alternatif.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved