Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, memiliki 11 pulau termasuk yang ada di Selat Makassar. Sayangnya kondisi pendidikan di pulau-pulau tersebut sangat memprihatinkan. Bahkan, ada pulau yang tidak punya gedung atau fasiltas sekolah. Ituu membuat Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin merasa miris.
Ia pun meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum, membangun fasilitas pendidikan baru, atau memperbaiki fasilitas yang sudah ada, agar anak-anak usia sekolah di pulau bisa mengenyam bangku sekolah.
"Salah satu langkah awal yang direncanakan adalah pembangunan sebuah sekolah di Pulau Barrangcaddi. Di pulau ini, ada satu sekolah SD dan SMP, tapi ada juga pulau yang ada hanya SD saja. Dan belum ada SMA. Kita berharap ada dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk membangun sekolah di pulau, karena itu ranahnya mereka," urai Munafri.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, angka putus sekolah sedikitnya 140 ribu anak. Sebanyak 22,3% di antaranya berada di Kota Makassar.
Munafri mengatakan pembangunan sekolah dan infrastruktur itu menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Hal ini juga upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pulau-pulau Makassar, yang selama ini kurang mendapatkan perhatian.
"Rencana pembangunan infrastruktur tersebut, diperkirakan akan dimulai tahun ini. Jika dapat terealisasi secepatnya, sekolah dan infrastruktur ini akan memberikan manfaat langsung bagi warga pulau. Tahun ini, kalau kita masukkan dalam (APBD) Perubahan," tegas Munafri.
Selain sektor pendidikan, Pemkot Makassar juga berencana meningkatkan infrastruktur lainnya di pulau-pulau yang ada, seperti memperbaiki dermaga dan menyediakan armada transportasi laut untuk memudahkan mobilitas antarpulau.
"Lalu lintas angkutan dari satu pulau ke pulau lain, seperti dari Pulau Kodingareng ke Barranglompo dan Barrangcaddi, akan kami sediakan dua perahu yang akan bisa melintas setiap harinya untuk mengantar proses perjalanan berpindah ini," lanjut Munafri.
Dermaga dan armada transportasi laut harus ada, seru Munafri, karena proses lalu lintas ini harus bisa terkoneksi. Ia pun berencana menyediakan dua armada kapal lalu akan terus ditambah, termasuk untuk pulau-pulau terluar Makassar seperti Lumu-lumu, Lanjukang, dan sebagainya.
"Tentu perbaikan dermaga menjadi prioritas kita, kalau kita mau bicara mengeksplor yang namanya wisata bahari, pulau-pulau yang ada di Kota Makassar ini ya kita harus menyiapkan infrastruktur yang baik supaya orang bisa sandar dengan mudah," tutup Munafri.
Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Patria Artha Makassar (PUKAT UPA), Bastian Lubis, menyayangkan belum adanya langkah hukum strategis terkait kerugian negara dalam proyek ini.
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dengan sebutan "sinte".
Proyek ini berpotensi memiliki kerugian negara yang sangat besar karena fasilitas tidak dapat dimanfaatkan meski anggaran telah terserap.
Komisi E berencana memanggil Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk mengklarifikasi status kepemilikan aset tersebut.
Kehadiran wahana ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi lintas industri dapat menciptakan nilai tambah bagi kualitas hidup keluarga Indonesia.
Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, mengumumkan bahwa 67 pelaku seni dan kebudayaan di Kota Makassar dipastikan menjadi penerima manfaat program Dana Abadi Kebudayaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved