Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 600 rumah dan 21 hektar sawah di Desa Mulyasari Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dilaporkan terendam banjir. Warga mulai mengungsi di kolong flyover Pamanukan-Subang.
Hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur di Pantura Subang, Jawa Barat. Akibatnya, sejumlah sungai salah satunya Sungai Kalensema meluap hingga membanjiri pemukiman warga di Desa Mulyasari Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Beberapa warga masih tetap bertahan di rumah mereka untuk menjaga harta benda. Namun sebagian warga lainnya sudah mulai mengungsi ke tempat yang aman termasuk di kolong flyover Pamanukan.
Data yang diperoleh dari Kades Mulyasari, Hasanudin Masawi, hingga saat ini sudah terdata 600 rumah dan 21 hektare areal persawahan yang terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 80 centi meter.
"Akibat terus menerus hujan mengakibatkan Sungai Kalensema meluap ke pemukiman warga. Tercatat 600 rumah, dan 21 hektare sawah yang terendam banjir," kata Hasanudin, Jumat (7/2)
Menurut Hasanudin, pihak Desa Mulyasari masih mendata jumlah rumah warga yang terdampak banjir. Namun, dipastikan jumlah rumah warga yang terdampak banjir akan bertambah, terlebih hujan masih terus turun.
Hasanudin berharap, Pemerintah Daerah segera mengirimkan bantuan untuk keperluan para korban banjir terutama yang sudah mengungsi di kolong flyover Pamanukan. "Kami harap pemkab segera mengirimkan bantuan kepada para korban terdampak banjir termasuk kebutuhan air bersih," pungkas Hasanudin. (N-2)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved