Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Angin kencang berpotensi melanda wilayah Jawa Tengah. Kecepatan angin diproyeksi hingga 34 knot atau 62,9 km/jam.
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengatakan ada potensi angin kencang yang terjadi di wilayah Jawa Tengah. “Pada umumnya angin di Jawa Tengah saat ini bertiup dari Barat - Barat Laut dengan kecepatan angin hingga mencapai 34 knot. Peningkatan kecepatan angin ini juga berdampak pada meningkatnya tinggi gelombang di perairan di utara dan selatan Jawa Tengah,”jelasnya pada Senin (3/2).
Potensi angin kencang bakal terjadi pada Selasa hingga Kamis (4-6/2) mendatang. Angin kencang merupakan dampak dari tidak langsung dari siklon tropis Talia. “BerdasarkanaAnalisis pola angin gradien 3000 feet saat in menunjukkan adanya siklon tropis Talia yang berada di Samudera Hindia Selatan Jawa,”katanya.
Yoga juga mengatakan bahwa dinamika atmosfer sat ini menunjukkan masih menguatnya Monsun Asia, aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial, adanya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), serta didukung ole kelembaban udara di berbagai lapisan ketinggian yang cenderung basah dan labilitas lokal kuat yang mendukung proses pertumbuhan awan - awan hujan di wilayah Jawa Tengah.
“Saat ini wilayah Jawa Tengah mash dalam musim hujan, dan beberapa di antaranya berada pada puncak musim hujan. Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah rawan bencana dimbau untuk terus waspada dan saga terutama saat terjadi hujan sedang - lebat untuk mengantisipasi dampak yang dapat terjadi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, sambaran petir, dan pohon tumbang,”tambahnya. (S-1)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved