Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJABAT Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapobali, mendapat kritik menohok dari anggota DPRD karena pernyataannya dinilai tidak cerdas dan tidak humanis. Tapobali menyebut, sampah di Pasar Pada yang menumpuk dan dibiarkan membusuk itu disebabkan jalan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) Waijarang rusak.
Kerusakan jalan menuju TPA Waijarang telah berlangsung lama. Akibatnya, distribusi sampah ke TPA pun terhambat. Sampah menumpuk berhari-hari hingga mengeluarkan bau busuk menyengat di tengah padatnya aktivitas pasar.
Namun alasan yang disampaikan Pj Bupati Lembata di rapat paripurna itu ditanggapi sinis oleh anggota DPRD Kabupaten Lembata dari Partai Nasdem John Batafor.
Kepada Media Indonesia, Rabu (22/1), Batafor mengkritisi alasan PJ Bupati yang dinilai asal-asalan. Menurutnya, jika alasan penumpukan sampah karena jalan rusak, maka penumpukan sampah yang terus-menerus terjadi setiap hari dibuang saja ke rumah dinas Pj Bupati Lembata.
"Kalau alasan jalan rusak, artinya sampah tetap akan menumpuk tanpa solusi. Kalau begitu sampah yang ada buang saja di rumah Penjabat Bupati. Sebab logikanya, jika jalan masih rusak, sampah tetap akan begitu dan menjadi sarang penyakit bagi pembeli dan pengunjung pasar," ujar Batafor.
Jika demikian, sebut Batafor, pedagang dan pengunjung tetap menderita. Ia mengingatkan Pasar Pada menjadi pusat ekonomi warga.
John juga menyoroti di tengah mengemukanya isu global warming dan perubahan iklim, sampah menjadi perhatian dunia untuk segera ditangani dengan baik. Sedangkan di Lembata masih bertahan dengan alasan yang tidak. (PT/J-3)
Menurut Jumhur, tantangan lingkungan hidup di Indonesia cukup kompleks dan membutuhkan penanganan bertahap.
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Pemerintah melangkah lebih jauh dalam mewujudkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik.
Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan CitraRaya, Tangerang, tengah dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi fasilitas pengelolaan sampah berbasis metode controlled landfill.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang mencatat produksi sampah di kota itu mencapai 700 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved