Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT jantung, stroke dan kanker menjadi penyebab kematian paling tinggi di Indonesia, termasuk di Jawa Timur (Jatim). Jatim menjadi daerah dengan angka kematian tertinggi ketiga di Indonesia yang disebabkan oleh tiga penyakit tersebut.
Jatim berada di urutan ketiga setelah Yogyakarta dan Jawa Tengah (Jateng). Hal itu diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Rumah Sakit Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Vertikal Surabaya milik Kementerian Kesehatan di Surabaya, kemarin. Presiden minta masyarakat berhati hati terhadap ketiga penyakit tersebut.
Pembangunan RS UPT Vertikal di Surabaya, menurut Presiden, sangat penting untuk menangani pasien tiga penyakit tersebut. Pemerintah, lanjut Jokowi, tidak mempersoalkan harus mengeluarkan banyak uang asalkan pelayanan rumah sakit baik, dan pasien cepat sembuh.
Baca juga : Konsumsi Aspirin Bisa Cegah Penyakit Jantung dan Kanker Usus Besar
“Kalau RS seperti sekarang, tadi saya masuk seperti masuk hotel bintang lima. Kalau RS seperti ini, pelayanannya baik, dan yang sakit cepat sembuh bukan malah kerasan karena rumah sakitnya bagus, ini akan mencegah kehilangan devisa kita kurang lebih Rp180 triliun tiap tahun karena masyarakat kita pergi ke Singapura, Jepang, Malaysia, dan Amerika Serikat untuk berobat,” tegasnya.
RS UPT Vertikal Kemenkes di Kota Surabaya dibangun di atas lahan seluas 5,2 hektare, dengan biaya sekitar Rp1,6 triliun.RS UPT Vertikal Kemenkes di Surabaya memiliki empat tower atau gedung. Tower A adalah Medical Center atau gedung utama, Tower B untuk Spesialis Jantung, Tower C untuk Spesialis Otak/Stroke, dan Tower D untuk Spesialis Kanker.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengklaim RS UPT Vertikal Surabaya merupakan RS UPT Vertikal Katastropik pertama dan terbesar di Indonesia.RS UPT Vertikal Kemenkes di Surabaya didesain sebagai rumah sakit super hub untuk layanan tiga penyakit penyebab utama kematian (katastropik) di Indonesia, yaitu kanker, jantung dan stroke.
Rencananya, RS ini juga akan dikembangkan menjadi RS Pendidikan yang melaksanakan fungsi edukasi, pusat penelitian, dan pengembangan kesehatan. Selain di Surabaya, Jawa Timur, RS UPT Vertikal juga dibangun di tiga provinsi lainnya yaitu RS UPT Vertikal Makassar di Sulawesi Selatan, RS Vertikal di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dan RS Vertikal Jayapura di Papua. (Z-9)
Ribuan masyarakat dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti tradisi riyayan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Kantor Kemenag Jatim menggelar Rukyatul Hilal awal Ramadan 2026 menjelang sidang isbat awal puasa yang digelar Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H di 21 titik lokasi di Jawa Timur
Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5.
KPK juga terus meminta media untuk memberitakan kasus korupsi, agar pejabat takut apabila ingin memakan uang rakyat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa angka ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.
Riset terbaru mengungkap kenaikan berat badan di usia muda jauh lebih mematikan. Simak kaitan obesitas dini dengan risiko jantung dan diabetes.
Masalah utama ada pada gejala yang sering terlihat biasa. Pada bayi, tanda awal penyakit jantung bawaan kerap muncul dalam bentuk perubahan fisik yang halus, tetapi signifikan.
Penumpukan kalsium pada dinding arteri koroner bukan sekadar tanda kerusakan radiologis, melainkan cerminan proses biologis akibat faktor risiko seperti diabete dan, hipertensi.
Kebiasaan rutin yang dilakukan sehari-hari juga dapat memengaruhi kesehatan jantung Anda.
Laporan terbaru AHA mengungkap penyakit jantung masih jadi penyebab kematian tertinggi. Faktor risiko seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes terus meningkat.
Aritmia bisa terjadi pada usia muda tanpa disadari. Kenali gejala ringan, faktor pemicu, dan cara pencegahannya agar terhindar dari gangguan jantung berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved