Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pasien ibu hamil yang berasal dari Desa Titehena Kecamatan Solor Barat Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya melahirkan di Kapal Motor Basa Raya. Ia merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Ritaebang.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa 19 Maret 2024 pukul 11.45 Wita kala kapal yang ditumpangi ibu hamil ini hendak berlabuh di Pelabuhan Larantuka. Ibu itu atas nama Yasinta Ose Herin, 18, dengan diagnosa G1 p0 A0 (gravida pertama).
Adapun kisah kelahiran bayi pertama Yasinta itu diperoleh awak media dari penuturan salah satu petugas medis di Puskesmas Ritaebang. Dikisahkan bahwa pasien atas nama Yasinta Ose Herin dibawa ke Puskesmas Ritaebang pada pukul 07.00 dari Desa Titehena bersama dengan petugas kesehatan desa.
Baca juga : Cemas Bukit Bergeser, Warga Tanjung Bunga Mohon Pemda Flotim
Ia tiba di Puskesmas Ritaebang pukul 07.30. "Petugas langsung mengambil tindakan medis," ujar salah satu nakes Puskesmas Ritaebang.
Kedatangan pasien ibu hamil mendapat respons dari bidan yang bertugas pada saat itu yakni Ramadiana Yusuf dan Lusia Surat Bolen, Yasinta Tua Lewar. Ketiga orang ini bersama nakes desa langsung melakukan penanganan dan observasi seperlunya. Hasilnya, Yasinta Herin harus dirujuk ke RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka.
Dengan menggunakan mobil ambulans milik Puskesmas Ritaebang, petugas langsung tancap gas menuju pelabuhan Podor pada pukul 09.20. Hal ini lantaran rute perjalanan kapal pada pagi hari dari Solor sudah berangkat dari pukul 08.00.
Petugas medis langsung menghubungi pemilik KM Basa Raya atas nama Yamin Lewar untuk mendapatkan kepastian kendaraan yang akan ditumpangi Yasinta Herin. Ketika KM Basa Raya hendak tiba di Pelabuhan Larantuka, Yasinta Herin sudah tidak bisa menahan rasa sakit sehingga ia akhirnya melahirkan di kapal motor tersebut dengan bantuan tiga bidan dari Puskesmas Ritaebang dan dua nakes Desa Titehena.
Bayi pertama yang diketahui berjenis kelamin perempuan dan ibunya lantas sesegera mungkin dibawa ke Rumah Sakit dr. Hendrikus Fernandez Larantuka. Saat ini, ibu dengan bayi mungilnya ditemani petugas medis dari Puskesmas Ritaebang berada di RSUD dr Hendrikus Fernandez Larantuka guna mendapatkan perawatan yang lebih intens. (Z-2)
KPK bongkar modus Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman peras RSUD & Puskesmas demi THR Forkopimda. Simak kronologi OTT KPK di sini.
Glaukoma tercatat sebagai penyebab kebutaan kedua setelah katarak.
Puskesmas tidak lagi hanya melayani pemeriksaan ringan, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat layanan rawat inap yang siap melayani warga 24 jam penuh.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
"Puskesmas itu berada di 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sudah bisa melayani kesehatan masyarakat,"
Sebanyak 21 RSUD siap diresmikan Mei 2026 oleh Presiden Prabowo. Warga daerah kini bisa akses dokter spesialis tanpa harus ke kota besar.
Banyak rumah sakit independen di Indonesia lahir dari idealisme dokter atau inisiatif kelompok. Mereka tumbuh dari semangat pelayanan.
Selain akses layanan kesehatan, pasien memerlukan dukungan selama menjalani perawatan di rumah sakit, seperti informasi layanan dokter, layanan pemeriksaan, dan informasi asuransi.
Jumlah BUMD di Indonesia saat ini mencapai 1.092 BUMD yang beroperasi di berbagai sektor.
Pemerintah Kota Sorong dan pihak RS Siloam membahas rencana lanjutan pembangunan rumah sakit sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan di daerah.
Sebanyak 72 siswa Jakarta masih dirawat akibat dugaan keracunan. Pemprov DKI pastikan penanganan optimal dan evaluasi menyeluruh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved