Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur Kota Batam pada Senin malam, (4/3) dan berlanjut pada Selasa (5/3) siang, menyebabkan sejumlah wilayah di kota ini terendam banjir. Genangan air yang cukup tinggi terjadi di beberapa ruas jalan raya, mengganggu aktivitas masyarakat dan lalu lintas kendaraan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa wilayah yang terdampak banjir antara lain Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Laksamana Bintan. Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai 30 hingga 50 sentimeter, membuat kendaraan roda dua dan roda empat kesulitan untuk melintas.
"Saya terpaksa menghentikan perjalanan dan berteduh di pinggir jalan karena air sudah cukup tinggi. Takut mesin motor mati karena terendam," ujar Andi, salah seorang pengendara motor yang terjebak banjir di Jalan Ahmad Yani.
Baca juga : Hujan Lebat Sejak Jumat, 7 RT Wilayah Jakarta Barat Terendam Hingga 1 Meter
Sementara itu, di Jalan Sudirman, beberapa kendaraan roda empat terlihat mogok akibat menerjang genangan air yang cukup dalam. Hal ini menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan, karena kendaraan lain terpaksa harus berhenti atau mencari jalur alternatif.
Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batam telah mengerahkan tim untuk melakukan penanganan darurat di titik-titik banjir. Mereka berupaya untuk memompa air keluar dari ruas jalan dan memperbaiki saluran drainase yang tersumbat.
"Kami sudah mengerahkan beberapa tim ke lokasi banjir untuk melakukan penanganan. Pompa air digunakan untuk menyedot genangan, sementara petugas juga membersihkan sampah yang menyumbat saluran air," kata M. Syachni staf dari Dinas PUPR Kota Batam.
Baca juga : Hujan Guyur Jakarta Sejak Siang, 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang tergenang dan sebisa mungkin menghindari area tersebut hingga air surut. Ia juga meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena hal tersebut dapat memperparah banjir dengan menyumbat saluran drainase.
Hingga dini hari, hujan masih terus mengguyur Kota Batam. Diperkirakan cuaca buruk akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memantau kondisi cuaca, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait penanganan banjir.
(Z-9)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
Di Batam, pergerakan nilai tukar berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, mengingat tingginya ketergantungan pada barang impor dan transaksi lintas negara, khususnya Singapura.
Puncak Festival Literasi Batam #1 sukses digelar di Universitas Universal, melibatkan 272 sekolah dan menghasilkan 404 proyek literasi inovatif.
Pihak Imigrasi mengamankan 29 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dalam operasi gabungan di kawasan Marina City Waterfront, Batam.
KELANGKAAN minyak goreng bersubsidi Minyakita masih terjadi di sejumlah wilayah di Batam.
Ketiadaan Minyakita di pasaran bukan disebabkan oleh kenaikan harga, melainkan karena prioritas distribusi untuk kebutuhan program bantuan pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved