Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI masa tenang Pemilu 2024, Bawaslu Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) telah melaksanakan penertiban seluruh alat peraga kampanye (APK).
Komisioner Bawaslu Banyumas, Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Rani Zuhriyah menyatakan bahwa penertiban APK dilakukan secara serentak karena sudah memasuki masa tenang pada Minggu (11/2). "Untuk mencopot APK para kontestan Pemilu, kita bekerja sama dengan Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Bakesbangpol," katanya.
Seharusnya penurunan APK dilakukan oleh para calon legislatif dan pasangan calon presiden. Bawaslu juga telah mengirimkan surat imbauan kepada pihak terkait.
Baca juga : Bawaslu Palu Diminta Tidak Pilih Kasih Tertibkan APK di Masa Tenang
Namun, karena banyak yang tidak mengindahkannya, maka Bawaslu bersama pihak terkait akhirnya turun tangan untuk mencopot secara paksa.
Selanjutnya, materi APK hasil penertiban akan disimpan di gudang Bawaslu sebagai barang bukti.
"Masa tenang menandakan tidak ada lagi kegiatan atau hal yang bersifat kampanye, baik di media massa maupun media sosial," ujarnya.
Baca juga : 192 Ribu APK Pemilu 2024 Dicopot Pemprov DKI Jakarta
Dari Purbalingga dilaporkan Satpol PP juga melaksanakan penertiban APK.
"Hari ini memasuki minggu tenang hingga Selasa (13/2/2024), sesuai aturan, APK wajib turun. Kami telah memberikan imbauan kepada masing-masing partai politik, calon legislatif, dan tim kampanye calon presiden dan calon wakil presiden untuk menurunkan APK. Jika tidak, kami bersama Satpol PP yang akan menurunkannya," kata Komisioner Bawaslu Purbalingga, Wawan Eko Mujito.
Penurunan APK dilakukan secara serentak di 18 kecamatan. Bawaslu berkoordinasi dengan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan personel Satpol PP untuk melaksanakannya. Kegiatan penertiban APK dimulai sejak dini hari. "Sesuai regulasi di masa tenang, semua APK wajib turun," tambahnya.
Baca juga : Satpol PP DKI Pastikan Ibu Kota Bersih dari APK saat Masa Tenang
Kepala Satpol PP Pemkab Purbalingga, Revon Haprindiat, menjelaskan bahwa personelnya bersama anggota Panwascam telah memulai penertiban APK selama masa tenang. Menurutnya, penertiban APK dapat dilakukan oleh
peserta Pemilu.
"Jika mereka tidak menurunkan APK, nanti kami bersama anggota Panwascam yang akan melaksanakannya," ungkapnya. (Z-6)
Baca juga : Masa Tenang, Ratusan APK di Batubara Sumut Belum Dibongkar
PEMBAHASAN Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) kembali masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Presiden menilai pendekatan teknologi sederhana yang digunakan mampu menghasilkan sistem yang efektif dan aplikatif.
Korban diduga menjadi sasaran kekerasan brutal oleh sejumlah rekan sesama mahasiswa selama berhari-hari.
Pihak Rusia dilaporkan memberikan respons positif terhadap berbagai tawaran investasi yang diajukan.
ARUS mudik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah di wilayah Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah terpantau ramai namun tetap lancar, sebanyak 85.258 kendaraan melintas dari arah Jakarta
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved