Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG mahasiswa berinisial D mengalami dugaan penganiayaan berat dan penyekapan di Purwokerto, Jawa Tengah. Korban diduga menjadi sasaran kekerasan brutal oleh sejumlah rekan sesama mahasiswa selama berhari-hari, mulai dari pemukulan, disundut rokok, hingga ditetesi lilin panas.
Kasus ini kini ditangani oleh Tribhata Banyumas setelah korban resmi meminta pendampingan hukum. Direktur Advokasi Tribhata Banyumas, Salsabila Hasna Huaida, mengonfirmasi pihaknya telah menerima kuasa untuk mengawal laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan, pengeroyokan, perampasan barang, hingga penyekapan.
"Kami menerima kuasa dari saksi korban berinisial D. Peristiwa ini mencakup rangkaian kekerasan fisik dan psikologis yang sangat tidak manusiawi," ujar Salsabila melalui keterangan resminya, Selasa (21/4/2026).
Salsabila menjelaskan aksi kekerasan bermula pada Selasa (14/4/2026) saat korban dijemput paksa oleh terduga pelaku berinisial J, B, L, dan S dari sekretariat organisasi kampus. Di bawah ancaman benda tajam, korban dibawa ke area kantin GOR S.S untuk diintimidasi terkait persoalan pribadi. Di lokasi tersebut, korban mulai dipukuli dan disundut rokok menyala berulang kali.
Kekerasan berlanjut dengan penyekapan di sebuah rumah kos milik pelaku J. Selama disekap, telepon genggam korban dirampas sehingga ia kehilangan akses komunikasi dengan keluarga dan gagal mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS).
Lalu, pada Rabu (15/4/2026), pelaku diduga menetesi tangan, leher, dan kaki korban dengan lilin panas yang mengakibatkan luka bakar serius. Korban baru dilepaskan dan kembali ke rumah pada Kamis (16/4/2026).
Persoalan menjadi kian pelik saat keluarga korban mencoba mencari keadilan ke pihak rektorat kampus pada Senin (20/4/2026). Bukannya mendapat perlindungan, keluarga korban mengaku justru mendapat intimidasi verbal dari dua oknum pejabat kampus.
"Keluarga korban mengalami intimidasi verbal, diancam tidak bisa kuliah di mana pun dan diancam akan dilaporkan balik," ungkap Salsabila. Pihak keluarga menilai rektorat cenderung abai dan seolah melindungi para pelaku tanpa memberikan ruang klarifikasi bagi korban.
Tak terima dengan perlakuan tersebut, keluarga korban didampingi Tribhata Banyumas resmi melaporkan kasus ini ke Polresta Banyumas pada Senin (20/4/2026). Tribhata Banyumas mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan transparan dalam mengusut aktor-aktor di balik penganiayaan ini.
"Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan. Kami mendesak aparat bertindak profesional dan mendorong kampus agar bersikap kooperatif memberikan perlindungan kepada korban, bukan sebaliknya," tegas Salsabila.(H-2)
Keberanian orang yang mengalami kekerasan bisa tumbuh ketika ada orang terdekat yang bisa dipercaya dan membuatnya merasa aman, tidak merasa disalahkan.
KETUA Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor menyebut salah satu faktor terhalangnya pelaporan kekerasan terhadap perempuan maupun anak karena masih terawatnya sistem patriarki di masyarakat.
Dari total sekitar 500 kabupaten/kota yang menjadi target pembentukan UPTD-PPA, baru 355 yang telah terbentuk.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak serta perdagangan orang masih menjadi tantangan besar di masyarakat.
Wamen PPPA) Veronica Tan menitikberatkan pentingnya dukungan pasca-penanganan untuk korban kekerasan. Ia menyebut saat ini Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki rumah aman
Presiden menilai pendekatan teknologi sederhana yang digunakan mampu menghasilkan sistem yang efektif dan aplikatif.
Pihak Rusia dilaporkan memberikan respons positif terhadap berbagai tawaran investasi yang diajukan.
ARUS mudik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah di wilayah Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah terpantau ramai namun tetap lancar, sebanyak 85.258 kendaraan melintas dari arah Jakarta
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved