Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AWAS, banjir air laut pasang (rob) bakal merendam sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi banjir rob terjadi pada Jumat (26/1) hingga Minggu (28/1) mendatang.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (24/1) gelombang tinggi mulai berkecamuk di perairan utara Jawa Tengah, ribuan nelayan sepanjang Pantura Brebes-Rembang memilih menyandarkan kapal di pelabuhan perikanan dan muara sungai.
Pasalnya, dalam kondisi gelombang tinggi capai 1,25-2,5 meter khawatir terjadi kecelakaan dan ikan juga sulit ditangkap.
Baca juga : Banjir Rob di Pesisir Jakarta pada 21-27 Januari 2024 Ancam Wilayah Ini
Tidak hanya itu, bencana banjir air laut pasang (rob) juga kembali mengancam warga berada di pesisir Pantura Jawa Tengah, BMKG memprediksi banjir rob terjadi pada Jumat (26/1) hingga Minggu (28/1) mendatang di sejumlah wilayah di pantura seperti Kabupaten Brebes, Kabupaten/KotaTegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Kota Semarang dan Kabupaten Demak.
"Banjir rob diprediksikan pada 26-27 Januari tersebut terjadi merupakan fenomena bulan purnama," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim Eko Prasetyo.
Baca juga : Ancaman Bencana Masih Tinggi di Kota Semarang
Adanya fenomena Fase Bulan Purnama, demikian Eko Prasetyo, berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum, berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut terjadi dalam waktu yang berbeda di tiap wilayah, namun dampaknya terasa pada aktivitas warga di sekitar pelabuhan dan pesisir.
Diminta warga beraktivitas di pesisir, lanjut Eko Prasetyo, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir dan aktivitas tambak garam serta perikanan darat untuk waspada dengan ancaman rob tersebut.
Koordinator Obeservasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Ganis Erutjahjo mengungkapkan ketinggian rob di Jawa Tenga berkisar 15 - 25 cm, karena ketinggian gelombang secara umum dalam kategori sedang dan ketinggian pasang 30-40 centimeter dan limpasan ke darat menjadi rob.
Namun banjir rob tersebut dapat berubah dipengaruhi intensitas hujan turun, ujar Ganis Erutjahjo, namun diprediksikan waktu pasang terjadi pada malam sampai dini hari dan dapat lebih tinggi akibat curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
"Jalur Pantura masih aman setelah dilakukan peninggian," imbuhnya. (Z-4)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Aksi pembobolan di minimarket, baru diketahui saat seorang karyawan hendak membuka tokonya sekitar pukul 06.16 WIB
Satlantas Polresta Cirebon memprediksi puncak arus balik gelombang kedua di jalur Pantura Cirebon terjadi H+6 dan H+7 Lebaran.
Sejumlah pemudik arus balik memilih pulang ke arah Jakarta pada 25 Maret 2026 atau H+3 Lebaran Idul Fitri untuk menghindari kemacetan
HARI Raya Idulfitri identik dengan ketupat. Simak tradisi makan ketupat Lebaran di Pantura, makna simboliknya, dan bagaimana budaya ini mempererat silaturahmi keluarga.
Cek jadwal lengkap dan rute one way nasional mudik Lebaran 2026 mulai KM 70 Cikatama hingga KM 414 Kalikangkung yang resmi berlaku hari ini, 18 Maret 2026.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 13 Maret 2026, daerah Pantura Jawa Tengah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang disertai air laut pasang (rob) di perairan utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved