Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas ringan hingga sedang mulai turun di Jawa Tengah pada malam sampai dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam pengamatan
citra satelit cuaca pukul 05.30 WIB potensi hujan masih akan terjadi di puluhan daerah di Jawa Tengah pada malam-dini hari.
"Jumlah daerah berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mencari bgkat dari sebelumnya 22 daerah menjadi 25 daerah," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Ahmad Yani Semarang Noor Jannah, Kamis (26/10).
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, cuaca di berbagai daerah di pantura Jawa Tengah sejak pagi hingga siang hari sangat cerah. Beberapa daerah selatan sedikit berawan, sehingga aktivitas warga terlihat berjalan normal meskipun di beberapa daerah seperti Kota Semarang suhu udara cukup panas membuat rasa gerah.
Baca juga: BMKG: Hujan Mulai Turun di Seluruh Jawa Tengah Akhir Oktober Ini
Berdasarkan pengamatan citra satelit, kata Noor Jannah, potensi hujan ringan diperkirakan akan mengguyur Purwokerto, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Blora, Demak, Ungaran, Slawi, Surakarta, Salatiga, Semarang, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
Sedangkan hujan dengan intensitas sedang, lanjut Noor Jannah, berpotensi terjadi di Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen dan Magelang, sedangkan daerah lain yakni Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Wonogiri, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Pemalang, Brebes, Pekalongan, dan Tegal berawan.
Baca juga: BMKG: Fase Bulan Purnama Datang, Waspada Banjir Rob
Noor mengingatkan meskipun daerah diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang bertambah. Namun kekeringan masih tetap berlanjut sehingga diharapkan minta kepada warga tetap waspada dampaknya seperti Karhutla dan kesulitan air bersih. (Z-3)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved