Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Ibu Kota Nusantara (IKN) memproklamirkan sebagai kota pertama di Indonesia yang memiliki komite Bidang Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola atau kerap disebut ESG (environtment, social, dan governance). Hal ini dikukuhkan dengan deklarasi Komite ESG di Bukit Bangkirai, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Rabu (20/9).
“Kita semua di sini ingin mengukir sejarah baru. Kita bertekad untuk sesuatu yang baru, yang mungkin belum pernah ada di Indonesia, belum pernah ada di dunia. Saya mulai dengan harapan kita semua ke semua teman-teman Komite ESG,” tutur Kepala Otorita IKN Bambang Susantono.
Bambang menegaskan bahwa deklarasi melalui penandatanganan pakta integritas hari ini merupakan langkah besar terwujudnya Komite ESG di IKN. “Seperti tampaknya kecil tapi suatu langkah besar ketika kami berbicara di berbagai forum internasional dan menyampaikan bahwa Nusantara will have first ESG comitee in a city,” kata dia.
Baca juga: Otorita Ibu Kota Nusantara dan YAD Jalin Kerja Sama
Ia juga berharap melalui dukungan dari Komite ESG akan banyak hal yang bisa dikembangkan di IKN, terutama untuk mewujudkan kejayaan dari hutan tropis di Nusantara. Selain itu, ia berharap kedepannya dengan adanya Komite ESG yang mengawasi kota Nusantara akan menjadi model yang dapat diterapkan di kota-kota lain.
Secara kelembagaan, Komite ESG bukanlah bagian dari Otorita IKN karena komite ini merupakan komite yang independen. “Mereka ini sama sekali enggak langsung dengan kita karena kami ingin, saya dan pak Donny (Wakil Kepala Otorita IKN) ingin menjaga independensi. Berilah kami kritik, berilah kami saran, berilah kami usulan yang akan memperkaya,” ujar Bambang.
Baca juga: Ibu Kota Pindah, Wapres Ungkap DKI Jakarta akan Jadi Daerah Khusus
Pada saat sesi berfoto bersama, Bambang bahkan menyatakan rasa bangganya, ”Inilah 9 Pendekar ESG yang akan mengawal pelaksanaan aspek pengelolaan lingkungan, aspek sosial dan tata kelola, kita patut berbangga dengan para tokoh terbaik ini.”
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite ESG Rhenald Kasali juga memperkenalkan nama-nama anggotanya. Komite ini beranggotakan Silverius Oscar, Willie Smits, Cyril Noerhadi, Unifah Rosyidi, Ery Seda, Mas Achmad Daniri, David E Parry, dan Tiza Mafira.
Selain itu Rhenald menjelaskan bahwa Komite ESG akan bertugas untuk melakukan riset, membangun networking, dan memberikan rekomendasi tentang ESG kepada pimpinan IKN. “Kita siap untuk memberikan kontribusi,” tuturnya. (Z-6)
Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT PLN Energi Primer Indonesia menggelar aksi pelestarian lingkungan di Sungai Ciliwung, Kedung Halang, Kota Bogor.
Penghargaan ESG sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan yang tak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga berkontribusi nyata bagi lingkungan, dan masyarakat.
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memperkuat komitmen dalam implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) melalui peluncuran program transplantasi terumbu karang.
Upaya memperkuat budaya keberlanjutan terus digencarkan sektor energi melalui keterlibatan langsung sumber daya manusia sebagai agen perubahan.
Program ini menjadi ruang strategis untuk mendorong lahirnya inisiatif sosial berkelanjutan yang digagas generasi muda, khususnya perempuan.
Seiring dengan meningkatnya kompleksitas implementasi ESG, perusahaan juga menghadapi tantangan dalam menentukan prioritas dampak, kesiapan organisasi, hingga pendanaan.
Kalimantan Barat mencatat kondisi yang mengkhawatirkan. Sebanyak 14 kabupaten dan kota dinyatakan rawan karhutla dengan total 463 desa berisiko tinggi.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Fokus utama program ini adalah memutus rantai keterbatasan akses dengan menyediakan beasiswa prestasi dan pembiayaan studi profesi bagi para guru.
"Kami bukan menghadirkan cerita dari point of view (pov) korban makhluk mistis itu, melainkan kami angkat folklore sebagai akar dari Kuyang dengan emosi yang universal,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved