Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Inovasi Berbasis Dampak

Naufal Zuhdi
16/4/2026 20:57
Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Inovasi Berbasis Dampak
Ilustrasi(Dok Istimewa )

PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) kembali menegaskan komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui kolaborasi “Women Empowerment Journey: Crown of Impact x The 5th Motion Challenge (Mocha)” dalam ajang Puteri Indonesia 2026. Program ini menjadi ruang strategis untuk mendorong lahirnya inisiatif sosial berkelanjutan yang digagas generasi muda, khususnya perempuan.

Kegiatan yang digelar di Teater Wahyu Sihombing pada 14 April 2026 tersebut diikuti oleh 45 finalis yang mempresentasikan program advokasi berbasis dampak. Ajang ini tidak sekadar kompetisi, melainkan platform untuk mengembangkan ide menjadi solusi nyata bagi masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, Cheryl Lidia Regar dari Kalimantan Timur meraih penghargaan Best Advokasi melalui inisiatif platform ekonomi sirkular CIRO WASTE (CIROES). Gagasan ini dinilai memiliki potensi besar dalam pengelolaan limbah sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Direktur PT Mustika Ratu Tbk sekaligus Ketua Pemilihan Puteri Indonesia, Kusuma Anjani, menegaskan bahwa pendekatan dalam program ini menitikberatkan pada keberlanjutan. 

“Para finalis tidak hanya diuji dari sisi ide, tetapi juga kemampuan merancang program advokasi yang memiliki relevansi jangka panjang dan dapat diimplementasikan secara nyata,” ucapnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Kamis (16/4).

Sebagai bentuk dukungan konkret, Netzme memberikan pendampingan dan investasi kepada pemenang agar program yang dihasilkan tidak berhenti di tahap kompetisi. CEO Netzme, Vicky Ganda Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya ingin mendorong lahirnya model bisnis sosial yang terukur dampaknya. “Kami menantang para finalis untuk menciptakan program yang tidak hanya berdampak secara sosial, tetapi juga berkelanjutan dari sisi bisnis,” katanya.

Selain aspek inovasi, penguatan kapasitas komunikasi juga menjadi fokus utama. Public Speaking Coach TalkUp.id, Janu Saputra, menilai kemampuan menyampaikan ide menjadi kunci dalam mendorong implementasi gagasan. Menurutnya, ide besar hanya akan berdampak jika mampu dikomunikasikan secara efektif.

Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Yayasan Puteri Indonesia dan Mustika Ratu Entertainment, sebagai upaya membangun ekosistem advokasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Pendekatan yang diusung juga menggeser paradigma dari sekadar kegiatan amal menjadi model pemberdayaan berbasis dampak jangka panjang.

Antusiasme publik terhadap program ini terbilang tinggi, seiring meningkatnya perhatian terhadap peran perempuan dalam mendorong perubahan sosial. Masyarakat pun masih dapat memberikan dukungan kepada finalis melalui voting hingga malam puncak grand final yang akan digelar pada Jumat (24/4) mendatang. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya