Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK El Nino terus dirasakan masyarakat Indonesia termasuk yang tinggal di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Tiga dari 10 Kecamatan di kabupaten tersebut bahkan mulai mengalami krisis bersih.
Kecamatan-kecamatan itu yakni Kecamatan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung Loe dan Kecamatan Gantarang.
Wilayah yang paling parah berada di Kelurahan Kasimpureng, Kecamatan Ujung Bulu. Desa Tammatto berada di Kecamatan Ujung Loe. Sedangkan dua desa berada di Kecamatan Gantarang yakni Desa Palambarae dan Desa Bontonyeleng.
Wilayah tersebut sudah mengalami kekeringan dan krisis air bersih sejak sebulan terakhir.
Baca juga: 11 Kecamatan di Pacitan Dilanda Kekeringan
Data dari BPBD Bulukumba sebanyak 1.300 jiwa yang terdampak. Humas BPBD Bulukumba Andi Ayatullah Ahmad mengatakan jika kemarau terus berlanjut ada sembilan kecamatan yang akan mengalami krisis air bersih dan hanya satu yang kemungkinan masih aman, yakni Kecamatan Kindang yang berada di wilayah dataran tinggi.
"Hanya Kecamatan Kindang yang kemungkinan tidak terdampak karena posisinya berada di kaki Gunung Bawakaraeng dan Lompobattang sehingga air melimpah," kata Andi, Sabtu (16/9)
Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Potensi Kekeringan di Sumatra Selatan
Sejak kemarau, BPBD Bulukumba sudah mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah warga. Sebanyak 15.000 liter air setiap harinya didistribusi ke wilayah yang terdampak.
Kepala Desa Bontonyeleng, Andi Baso Mauragawali mengapresiasi BPBD Bulukumba yang senantiasa sigap merespon keluhan warga terkait krisis air bersih. (MGN/Z-6)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
Iwan menyebut sebagai langkah mitigasi, BPBD Kendal telah menyiapkan 100 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved