Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH petani Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah diajak Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menerapkan metode ubinan.
Metode ini merupakan survei yang lazim digunakan untuk mengetahui produktivitas padi per hektare melalui pendekatan teknologi Climate Smart Agriculture (CSA) atau Pertanian Cerdas Iklim.
Kegiatan tersebut terangkai pada Farmer Field Day (FFD) dan sosialisasi CSA berupa Scalling Up tahun 2023 melalui metode Sekolah Lapang (SL) komoditas padi oleh Kementan yang didukung Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) di Desa Adipasir, Kecamatan Rakit, Banjarnegara, baru-baru ini.
Baca juga: Kementan Gelar FGD dan Bootcamp Inkubator Agribisnis bagi Petani Milenial Jatim
Dukungan Kementan bersama SIMURP menyosialisasikan CSA pada lahan Demplot CSA dari Poktan Makmur Santosa diapresiasi oleh Ketua KJF Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Pemkab Banjarnegara, Rukmi Herta Ekoprapti, didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Metode Ubinan Tingkarkan Produktivitas
Dari hasil penghitungan metode ubinan teknologi CSA di lahan Demplot, produktivitas gabah kering panen (GKP) mencapai 8,17 ton per hektare.
Sementara itu, lahan non-CSA hanya 6,98 ton per hektare. Artinya, CSA meningkatkan produktivitas hingga 1,9 ton per hektar di Banjarnegara.
Upaya SIMURP menyosialisasikan CSA melalui SL oleh SIMURP sejalan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bahwa metode ubinan atau pengambilan sampel, mutlak dilakukan agar tidak ada perbedaan data.
Baca juga: Perbaiki Tata Kelola Kelapa Sawit. Sosialisasi Self Reporting Siperibun Berlanjut ke Medan
"Misalnya, definisi lahan baku sawah yang bergeser penggunaannya untuk menanam jagung," katanya dalam keterangan pers, Jumat (14/7).
"Definisi terhadap sawah, misalnya, kalau tanam jagung, masih sawah kan namanya? Definisi itu dilakukan penyesuaian di pertanian apa pun tanaman di dalamnya, lahan itu lahan baku sawah," ujar Mentan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mengingatkan tentang pentingnya kegiatan pengubinan.
"Pengubinan, istilah yang biasa dipakai penyuluh dan petugas statistik untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen tanaman pangan," katanya.
Baca juga: Dirjen Perkebunan Pantau dan Evaluasi Nurseri Perkebunan Modern Gekbrong
Dedi Nursyamsi menambahkan, metode ubinan dapat diterapkan pada budidaya tanaman padi dengan cara sederhana, cukup dengan mengukur beberapa meter untuk dijadikannya tolak ukur atau perwakilan dari jumlah hasil perpetak sawah yang ingin kita ketahui hasilnya.
Sementara Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementan (Pusluhtan) Bustanul Arifin Caya menegaskan komitmen pemerintah pada upaya mengantisipasi dampak negatif perubahan iklim global melalui CSA.
"Tujuannya, meningkatkan produksi, produktivitas, indeks pertanaman atau dan menurunkan emisi Gas Rumah Kaca disingkat GRK," katanya.
"Pengubinan, kata Dedi Nursyamsi, istilah yang dipakai penyuluh dan petugas statistik untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen tanaman pangan.
Baca juga: Kementan Libatkan Petani Milenial untuk Antisipasi Dampak El Nino
Sebagaimana diketahui, ubinan adalah salah satu metode di pertanian guna mengetahui perkiraan jumlah hasil yang akan didapat pada saat panen.
Penerapannya tergolong mudah dan sederhana, dengan rumus hasil ubinan dikalikan luasan per hektar dan jumlah luasan ubinan sama dengan jumlah hasil panen per hektare.
Kegiatan ubinan pada FFD di Desa Adipasir, Kecamatan Rakit, Banjarnegara, Jateng, dilaksanakan dengan mengambil tiga titik sampel ubinan, dengan ukuran 2,5 x 2,5 meter yang dilakukan secara simbolis oleh Ketua KJF Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Pemkab Banjarnegara, Rukmi Herta Ekoprapti.
Selanjutnya, dilaksanakan demonstrasi panen padi dengan menggunakan mesin panen (combine harvester). Dilanjutkan, sosialisasi penggunaan teknologi CSA pada lahan Demplot oleh Irman Fauzi dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rakit. (RO/S-4)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Meski kontribusi PDB besar, petani Indonesia sulit akses kredit. Pakar IPB ungkap penyebab dan solusi lewat AVCF.
Gerakan Percepatan Tanam Serentak di area persawahan Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang, Jawa Timur.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan implementasi program biodiesel B50 berbasis crude palm oil (CPO) memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi.
BPDLH berkolaborasi dengan PT Mars, OFI, dan Barry Callebaut untuk menyalurkan dana bergulir bagi petani agroforestri guna mendukung ekonomi rendah karbon.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong percepatan pembentukan koperasi desa sebagai solusi untuk memutus ketergantungan petani pada pinjaman berbunga tinggi dari rentenir.
Seorang petani di Bener Meriah, Aceh, meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar saat mencoba mengusir satwa tersebut dari kebunnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved