Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sikka membutuhkan sebanyak 1.000 dosis untuk disuntikkan ke hewan pembawa rabies (HPR) seperti anjing, kucing dan kera. Saat ini stok vaksin HPR sedang kosong.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jemmy Sadipun mengaku pada 2023 ini terdapat 12 kasus gigitan anjing di Kabupaten Sikka. Selanjutnya, 12 sampel otak anjing dikirimkan ke laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVet) yang ada di Denpasar, Bali.
Dari hasil pemeriksaan kata dia, terdapat enam sampel otak anjing dilaporkan positif rabies.
Baca juga: Jumlah Kasus Rabies di Agam pada 2022 Turun Dibanding 2021
"Bayangkan saja di tahun ini sudah ada 12 kasus gigitan anjing. Dari 12 sampel otak anjing yang dikirim itu terdapat 6 sampel otak anjing positif rabies. Stok vaksinasi rabies kosong di Kabupaten Sikka," ujar Jemmy, Rabu (26/4).
Untuk itu, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan vaksin rabies sebanyak 1.000 dosis kepada pemerintah Provinsi NTT.
"Kami sudah ajukan ke Provinsi NTT soal kebutuhan dosis vaksinasi HPR. Kami harapkan pihak dari Provinsi NTT secepatnya meresponnya," harap Jemmy.
Dia mengaku selama ini juga pihaknya terus melakukan segala upaya pencegahan seperti komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat. Meski begitu ia mengaku yang menjadi kendalanya kesulitan mengidentifikasi anjing yang berasal dari luar daerah yang masuk ke Kabupaten Sikka.
Baca juga: Pemda Flores dan Lembata tidak Serius Tangani Rabies meski Jatuh Korban Jiwa
"Kesulitan kita itu mengidentifikasi anjing dari luar yang masuk ke Sikka. Soalnya rata-rata anjing dari luar yang masuk ke Sikka belum divaksinasi. Kita juga berkaca dari kasus rabies di Kabupaten Sikka itu rata-rata anjing yang rabies itu belum divaksinasi," pungkas dia.
Sementara itu, Sekretaris Komite Rabies Flores dan Lembata Dokter Asep Purnama mengaku kasus rabies di Kabupaten Sikka ini tidak terlepas dari minimnya cakupan vaksinasi HPR semenjak pandemi covid-19.
"Ketersediaan vaksin rabies sangat terbatas. Tingginya anjing yang tertular rabies di Kabupaten Sikka umumnya perlu mendapatkan solusi segera. Jika tidak, maka korban meninggal karena rabies yang saat ini menimpa anjing, pada gilirannya akan menimpa juga pada manusia," jelas dia. (Z-6)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Campak dikenal sebagai penyakit virus yang sangat mudah menular melalui udara.
Pneumonia bakterial sekunder terjadi karena infeksi bakteri saat atau setelah terkena campak.
Kemenkes tetapkan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib haji 2026. Simak aturan waktu pemberian dan tips kesehatan dari ahli di sini.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved