Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TANAH longsor menimbun jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) di Dukuh Jurang Jero Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (20/1) petang, dan tidak ada laporan korban jiwa dalam bencana alam itu.
Menurut Kepala Desa Jrakah Tumar di Boyolali, Jumat, bencana tanah longsor di jalur itu terjadi Jumat sekitar pukul 15.15 WIB, ketika hujan deras mengguyur lokasi tersebut.
Tanah longsor yang diikuti sejumlah pohon tumbang tersebut sempat menutup ruas jalan sehingga kendaraan baik dari arah Kecamatan Selo Boyolali menuju Kabupaten Magelang maupun sebaliknya, terputus karena tertutup material longsor dan pohon tumbang.
Namun masyarakat yang tergabung dalam Tim Siaga Desa (TSD) di Jrakah langsung turun ke lapangan untuk menyingkirkan pohon yang tumbang dan material akibat tanah longsor tersebut. Sekitar satu jam kemudian jalan tersebut dapat dilewati kendaraan dari kedua arah.
Tumar mengatakan, pihaknya juga melaporkan kejadian tersebut ke Bina Marga Provinsi Jawa Tengah yang menyediakan alat berat Loder di wilayah Selo, untuk membantu menyingkirkan material di ruas jalan.
Baca juga: Waspada Erupsi Marapi, BPBD Agam Pasang Rambu Evakuasi
"Kami melihat alat berat dari Bina Marga Provinsi hingga Jumat petang ini, sudah membersihkan jalur SSB sehingga dapat dilalui kendaraan baik dari Magelang maupun Boyolali," katanya.
Ia menambahkan, kejadian tanah longsor di Desa Jrakah terutama di Jalur SSB, selama Januari ini, sudah sebanyak tiga kali. Kejadian itu tidak sampai menelan korban jiwa.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali Suherman, saat
dimintai konfirmasi kejadian tanah longsor di jalur SSB Desa Jrakah Selo Boyolali, membenarkan adanya bencana itu.
Suherman mengatakan BPBD Boyolali telah mengirimkan satu unit tangki air ke lokasi kejadian untuk membantu penyemprotan sisa longsoran di Jrakah Selo. Sehingga, jalur bisa bersih dari material longsoran dan tidak licin lagi saat dilalui kendaraan.
Menurut Suherman, di Desa Jrakah Selo Boyolali sejak awal Januari hingga kini sudah ada tiga kejadian bencana tanah longsor yang sempat menjadikan jalan tidak bisa dilewati kendaraan.
Oleh karena itu, BPBD mengimbau masyarakat pengguna jalan yang melintasi jalur SSB di Kecamatan Cepogo dan Selo Kabupaten Boyolali lebih waspada terhadap potensi tanah longsor saat musim hujan ini. (Ant/OL-16)
Warga memanfaatkan aliran sungai untuk budi daya ikan nila sehingga lingkungan serta ekosistem tetap terjaga dan menjadi sumber tambahan pendapatan bagi warga.
Tradisi yang telah dilakukan turun temurun tersebut sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil ternak sapi dan kambing yang baik sebagai penyangga ekonomi warga.
Hama Burung Mengancam, Petani Boyolali Gunakan Jaring.
Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, pada Selasa (10/3) sekitar pukul 02.00 WIB, petugas melakukan penggerebekan di dua lokasi berbeda di Kabupaten Boyolali.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Kuliner ini menggunakan singkong dan beras padi sebagai bahan utama, sehingga memberikan pilihan nasi instan yang lebih sehat dan kaya serat.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved