Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERADAAN UMKM di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, cukup membantu terhadap stabilitas perekonomian. Pasalnya, para pelaku UMKM cepat beradaptasi ketika menghadapi ancaman kondisi ekonomi.
Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskuperdagin) Kabupaten Cianjur, Epra Haryono, menyebut pelaku UMKM sebagai pengusaha andal. Ia mencontohkan saat pandemi covid-19, para pelaku UMKM bisa menyiasati pemasaran secara online.
"Dengan modal yang kecil, tapi mereka bisa bertahan. Ini karena mereka (pelaku UMKM) mengubah skema penjualan yang tadinya offline menjadi online. Secara tidak langsung, mereka berkontribusi terhadap perputaran roda perekonomian," terang Epra, Minggu (18/9).
Di Kabupaten Cianjur, terdapat 57 ribu pelaku UMKM. Jumlahnya kemungkinan bakal bertambah mengingat sampai saat ini masih terus dilakukan pendataan.
"Mayoritas bergerak pada sektor food and beverage atau makanan dan minuman. Apalagi di wilayah Kecamatan Cianjur, hampir sebagian besar bergerak pada sektor makanan dan minuman," sebutnya.
Pemerintah Kabupaten Cianjur pun menaruh atensi ekstra terhadap UMKM. Diantaranya seperti program pemberdayaan 10 ribu UMKM yang ditargetkan bisa tercapai kurun lima tahun ke depan.
"Program 10 ribu UMKM itu target tahunannya 2 ribu. Nah, tahun ini sampai September, kita capainnya sudah hampir 80%. Kalau sampai akhir tahun mungkin bisa melebihi target," tuturnya.
Epra meyakini stabilitas perekonomian di Kabupaten Cianjur akan cukup terbantu dengan eksisteni dari para pelaku UMKM. Terlebih, produk yang dihasilkan tak hanya dipasarkan dengan sasaran segmen lokal, tapi juga nasional dan internasional.
"Kopi misalnya, sudah menembus pasar nasional dan luar negeri. Belum lagi seperti keripik dan sambel yang juga sudah tembus ke luar negeri. Ini tentu sangat luar biasa," ungkap Epra.
Ia menegaskan sejauh ini Diskuperdagin juga memfasilitasi legalitas usaha para pelaku UMKM. Di antaranya memfasilitasi pembuatan nomor induk berusaha (NIB) dan merek dagang.
"Tahun lalu kita memfasilitasi pembuatan sebanyak 620 NIB. Sedangkan hak merek kita fasilitasi hampir 120 produk UMKM. Untuk hak merk itu biayanya sekitar Rp1,8 juta. Tapi kita gratiskan," pungkasnya. (OL-15)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved