Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAK ekonomi kerakyatan dan misi pembangunan ekosistem pertanian untuk menjaga ketahanan pangan nasional terus berjalan. Peresmian gudang kedelai berkapasitas 1.500 ton di Kampung Ciharashas, Cipeundeuy, Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat merupakan bukti nyata.
"Ini memang acaranya NasDem dan role model pelaksanaan pengabdian politik untuk masyarakat yang dituangkan ke satu aksi realita di lapangan. Saya menginisiasi kegiatan ini menjadi bagian dari perjuangan di politik melalui pembangunan satu ekosistem pertanian," kata Ketua Dewan Pakar NasDem Kabupaten Sukabumi H Ayep Zaki, saat peresmian gudang, Minggu (12/6).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bidang Pertanian Peternakan dan Kemandirian Desa DPP NasDem H Sulaeman L Hamzah, dan Gubernur ABN IGK Manila. Ayep menerangkan, gudang megah seluas 1.000 meter persegi itu untuk menampung kedelai hasil panen para petani setempat.
Selaku penggiat ekonomi kerakyatan, Ayep menyampaikan komitmennya dalam peningkatan produktivitas di bidang pertanian sebagai upaya dalam mewujudkan kedaulatan pangan melalui program satu juta hektare budi daya kedelai di Indonesia, yang digaungkan Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa DPP NasDem.
"Program budi daya kedelai telah saya jalankan ke berbagai wilayah, khususnya di Kabupaten Sukabumi dengan total luas lahan sebesar 67 hektare. Dalam program tersebut saya menjadi penanggung jawab terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen kedelai hingga pembelian hasil panen atau off taker dari para petani," terang Ayep lagi.
Ayep melanjutkan nantinya gudang kedelai NasDem akan terus hadir secara bertahap di setiap kabupaten dan kota lainnya. Melalui Bidang Pertanian, Peternakan dan Kemandirian Desa DPP Partai NasDem, gudang kedelai akan diperjuangkan hadir di wilayah Keerom, Papua. Dia ingin para pengurus NasDem bisa bahagia bersama NasDem. (RO/O-2)
AS, selama ini, memang menjadi mitra utama Indonesia dalam memenuhi kebutuhan kedelai.
Kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,9 juta ton per tahun, sementara serapan dari kedelai lokal saat ini tidak sampai 100 ribu ton.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Produk yang diperkenalkan meliputi tempe, tahu, susu kedelai, hingga inovasi terbaru berupa nougat kedelai yang kaya nutrisi.
Mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan tidak meningkatkan risiko asam urat, bahkan bisa memberi efek perlindungan bagi tubuh.
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Di tengah kebutuhan memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi kunci untuk mendorong hilirisasi sawit.
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi sebagai fondasi kemandirian nasional di peringatan puncak Milad ke-24.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses panen raya, dengan potensi hasil mencapai 400 ton jagung.
Gerakan Percepatan Tanam Serentak di area persawahan Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang, Jawa Timur.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved