Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG ibu di Kabupaten Sidoarjo tega menjual anak kandung sendiri yang masih di bawah umur ke sejumlah lelaki hidung belang. Uang hasil transaksi prostitusi tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan membayar biaya sekolah.
E, 35, janda asal Kabupaten Sidoarjo itu hanya bisa tertunduk saat diinterogasi polisi. E sebelumnya terjaring operasi pekat Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo, karena kedapatan menjual anak kandungnya sendiri kepada lelaki hidung belang.
Ironisnya anak kandung yang menjadi korban, masih 15 tahun atau di bawah umur, dan statusnya masih pelajar. Ibu korban sudah menjual anak kandungnya sejak empat bulan terakhir melalui media sosial whatsapps.
Setiap transaksi nilainya antara Rp550 ribu hingga Rp700 ribu dengan lokasi di kamar kos dan sejumlah tempat lain. Setiap minggu anaknya bisa melayani para lelaki hidung belang dua hingga empat kali.
"Saya terpaksa menjual anak karena saya sendiri janda, sehingga tidak ada kepala keluarga yang menghidupi," alasan E kepada polisi.
Selain untuk kebutuhan sehari-hari, uang hasil transaksi esek-esek digunakan untuk membayar biaya sekolah korban. E juga menyuruh anaknya untuk suntik KB agar tidak hamil. Pada saat melakukan suntik KB tiga bulan sekali, E mengaku anaknya sudah berusia 23 tahun.
"Akibat perbuatannya, E dijerat pasal 88 junto pasal 76 Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun, dan denda maksimal Rp200 juta," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro. (OL-13)
Baca Juga: Polisi Amankan 22 Orang terkait Kasus Prostitusi ABG di Cengkareng
Rudianto tidak membeli ikan dari pasar besar yang telah melalui rantai distribusi panjang. Ia menjemput bola langsung dari tangan para nelayan lokal.
Kenaikan harga Minyakita berpotensi menimbulkan persoalan hukum apabila ditemukan adanya penyimpangan dalam distribusi maupun penetapan harga
KEMERIAHAN peringatan Hari Kartini di Play Group (PG) Kuncup Bunga dan TK Hang Tuah, Tebel, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur berubah menjadi momen penuh drama, Selasa (21/4).
Proyek perbaikan sarana prasarana yang menyasar jenjang PAUD hingga SMA di Sidoarjo tersebut menelan anggaran pusat lebih dari Rp45 miliar.
Kecelakaan maut di By Pass Krian Sidoarjo melibatkan pengemudi di bawah umur. Tiang listrik roboh menimpa pemotor hingga tewas tersengat listrik.
Para ojol itu menerima bantuan paket sembako berupa beras tiga kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram. Selain itu dua sarden dan lima bungkus mie.
Kolaborasi antara Polres Lampung Utara, Lapas Kelas IIA Kotabumi, dan Rutan Kelas IIB Kotabumi kembali membuahkan hasil dalam pemberantasan narkoba.
Penyelidikan masih terus berjalan intensif namun menghadapi sejumlah hambatan signifikan di lapangan.
Selain menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan praktik uang palsu
Para tersangka mengaku telah melakukan penyelundupan sebanyak dua kali dengan total volume mencapai 11,2 ton pasir timah.
Penyidik lembaga antirasuah juga memeriksa sejumlah pejabat setingkat kepala bagian dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved