Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH tingginya aktivitas vulkanis Gunung Ile Lewotolok, di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BPVMBG) belum juga menurunkan status Siaga atau level III yang tersematkan ke Gunung itu sejak lebih dari dua tahun silam.
Pada 29 November 2020, gunung dengan ketinggian 1.423 MDPL itu dinaikan statusnya ke Level tiga atau Siaga.
Jefri Pugel, Pengamat Gunung Berapi Ile Lewotolok, kepada Media Indonesia, Rabu (13/4/2022) menjelaskan, Keputusan menaikan dan menurunkan status Gunung Ile Lewotolok menggunakan metode pemantauan; visual, instrumental (seismik) dan pengukuran deformasi atau inflasi.
Inflasi sendiri berarti, pengembungan di tubuh gunung api. Inflasi adalah salah satu tanda bahwa gunung api akan meletus atau erupsi. Metode lainnya juga berupa pengamatan tingkat pengempisan gunung atau deflasi.
"Deformasi merupakan salah satu tanda aktivitas magma menuju permukaan. Setelah deformasi dapat erupsi (letusan) maupun tumbuh kubah lava," ungkap Jefri Pugel.
Ia menyebut, jika kecenderungan aktivitas deflasi cukup signifikan, bisa jadi ukuran penurunan tingkat aktivitas gunung berapi. Deflasi merupakan pengempisan permukaan tubuh gunung api akibat aktivitas magma bergerak kembali ke bawah.
Ia menjelaskan, tingginya aktivitas vulkanis gunung Ile Lewotolok, salah satunya ditandai tingginya suhu Thermal cam, juga adanya titik api yang masih panas.
Meski tingkat aktivitas nya masih tinggi, menurut Jefri Pugel, terbukanya sistem gunung berapi Ile Lewotolok, menepis kecemasan akan adanya kemungkinan erupsi besar.
Dikatakan, tipe letusan Stromboli pada gunung Ile Lewotolok sendiri disebabkan masih adanya suplay magma karena itu, erupsi akan terus terus terjadi. Erupsi akan berhenti jika suplay magma habis.
Selain Gunung berapi Ile Lewotolok, menurut Jefri, gunung berapi Batu Tara yang masih berada di wilayah Kabupaten Lembata juga memiliki tipe letusan stromboli.
Data yang di rilis dari Pos Pemantau gunung berapi Di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, Pada periode pengamatan hari ini, Rabu (13/4), pukul 06.00 - 12.00 WITA, telah terjadi 20 Kali letusan dengan tinggi kolom abu 100 sampai 300 meter, warnah asap putih dan kelabu, letusan
disertai dentuman dan gemuruh lemah.
Warga yang bermukim di sekitar aliran sungai, diminta mewaspadai banjir lahar dingin mengingat, Lembata masih kerap di guyur hujan.
Erupsi yang terus menerus terjadi membawa serta material vulkanis di sekitar kawah yang sesewaktu dibawa banjir melalui aliran sungai. (OL-13)
Bacs Juga: Kecelakaan, 18 Penambang Emas asal NTT Meninggal Dunia
Petugas mengimbau masyarakat maupun pengunjung agar tidak memasuki wilayah dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung.
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved