Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir kembali melanda wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Kondisi cuaca buruk dituding sebagai biang keroknya. Setelah Kabupaten Balangan, banjir kini melanda tiga kecamatan di Kabupaten Tanah Laut.
Sejak Senin (7/3) bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Laut, meliputi Desa Rangggang dan Desa Batilai di Kecamatan Takisung. Desa Batu Tungku di Kecamatan Panyipatan dan Desa Ambungan di Kecamatan Pelaihari.
"Banjir akibat luapan air sungai sekitar yang disebabkan tingginya intensitas hujan," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Mujiyat, Selasa (8/3).
Tercatat total korban terdampak banjir di Kabupaten Tanah Laut sebanyak 412 buah rumah terendam yang dihuni 428 keluarga atau 1.312 jiwa. Hingga kini banjir masih merendami permukiman warga dengan ketinggian air bervariasi antara 50 cm hingga satu meter.
Luapan Sungai Pelaihari juga mulai merendami kawasan perkotaan Kabupaten Tanah Laut, tepatnya di Kelurahan Sarang Halang, Kelurahan Taruna dan Kelurahan Angsau di Kota Pelaihari, ibukota Tanah Laut. Selain banjir, cuaca buruk berupa angin kencang juga melanda Kecamatan Ambulung, Tanah Laut yang menyebabkan banyak pohon tumbang dan sempat mengganggu arus lalu lintas trans kalimantan.
Pekan sebelumnya, banjir melanda 8 desa di tiga kecamatan Kabupaten Balangan yaitu Awayan, Halong dan Juai. Tercatat banjir melanda Desa Mantuyan di Kacamatan Halong yang merendami sedikitnya 50 rumah warga.
Di Kecamatan Awayan banjir menerjang Desa Awayan, Desa Badalungga, Desa Badalungga Hilir, Desa Putat Basiun dan Desa Ambakiang dengan jumlah warga terdampak 469 keluarga.
Banjir juga melanda Desa Tawahan dan Desa Sungai Batung, Kecamatan Juai. Di wilayah ini banjir merendami 84 buah rumah warga. Ketinggian banjir dilaporkan bervariasi hingga satu meter dan saat ini berangsur surut. Namun kondisi hujan di bagian hulu di kawasan Pegunungan Meratus dikhawatirkan akan menyebabkan banjir susulan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir ini. Selain merendami permukiman warga, banjir juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum rumah ibadah dan sekolah terendam banjir dan sebuah jembatan di Desa Padang Panjang, Kecamatan Halong hancur dan terputus. (OL-13)
Baca Juga: Jaga Ekosistem dan Pacu Ekonomi, Eva Yuliana Hijaukan Watubonang
Selain padi, Kalsel mencatat produksi cabai besar mencapai 11 ribu ton dan cabai rawit 14 ribu ton, yang efektif meredam gejolak harga komoditas.
BMKG melaporkan gempa dangkal beruntun guncang Balangan dan Tabalong, Kalsel. Simak analisis pemicu sesar lokal dan imbauan keselamatan terbaru di sini.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
POPULASI ikan sapu-sapu (hypostomus plecostomus), juga memenuhi sungai-sungai di sejumlah wilayah perkotaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penangkapan ini mempertegas bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi jalur transit utama bagi jaringan internasional tersebut.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih mengintai Indonesia selama periode 3-9 April 2026. Pada masa peralihan musim atau pancaroba ini.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved